Sebanyak 18 Daerah di Jateng Alami Kekeringan

  • Whatsapp

kekeringanSolo, Jowonews.com – Sebanyak 18 daerah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami krisis air bersih, kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah Sarwa Pramana.

“Wilayah-wilayah tersebut sudah ditetapkan sebagai wilayah Tanggap Darurat karena bencana kekeringan yang terjadi pada tahun ini,” kata Sarwa Pramana di sela-sela rapat koordinasi pengurangan risiko bencana di Solo, Rabu (23/9).

Bacaan Lainnya

Sampai saat ini, ada 18 daerah di Jawa Tengah yang terus memerlukan droping air bersih. Melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) I, II dan III terus bergerak untuk mencukupi air bersih.

Sarwa Pramana mengatakan BPBD Jawa Tengah menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencanan (BNPB). Dana tersebut dibagikan kepada 17 kabupaten kota dan satuan kerja perangkat daerah Jawa Tengah untuk menangani kekeringan.

“Kemarin dapat bantuan dari BNPB Rp9,5 miliar. Kami telah turunkan untuk 17 kabupaten/kota. Selain itu juga kami bagikan ke tiga (SKPD) Provinsi, yakni ESDM untuk membuat sumur dalam. PSDA untuk membangun Embung dan sebagian ke Bakorwil I, untuk droping air di wilayah Grobogan, Rembang dan sebagainya,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyampaikan kepada masing-masing kabupaten kota agar bantuan dari Pemerintah Pusat tidak seluruhnya digunakan untuk droping air bersih. Namun sebagian harus digunakan untuk perbaikan isntalasi air ke rumah warga yang rusak.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan baru akan turun di wilayah Jawa Tengah pada awal Bulan November. Hal ini memang diyakini sangat berat untuk mengatasi kekeringan di Jawa Tengah.

“Ya info BMKG hujan baru awal November, jadi ini cukup berat. Gerakan pertama memang droping air bersih. Tetapi cara ini tidak menyelesaikan masalah. Kami sudah minta teman-teman di Wilayah jangan hanya untuk droping air, tetapi untuk pipanisasi, juga pembuatan bak tandon dengan memanfaatkan sumber air yang ada,” pungkasnya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *