Mobil Terjun ke Jurang 150 meter, Dua Orang Tewas

  • Whatsapp

BOYOLALI , Jowonews.com– Kecelakaan maut terjadi di Boyolali. Sebuah mobil Toyota Avanza terjung ke jurang sedalam sekitar 150 meter di Dukuh Taring, Desa Wonodoyo, Kecamatan, Cepogo Rabu (23/). Dua orang tewas dalam kejadian kecelakaan tunggal tersebut. Sedangkan satu orang anak berumur 6 tahun selamat.
Korban tewas yakni sopir Avanza, Slamet Hartomo (33) dan penumpangnya, Yoto Parni (70), keduanya warga Dukuh Trosobo, Desa Kembangsari, Kecamatan Musuk, Boyolali. Sedangkan korban selamat yaitu Rehan (6). Anak tersebut mengalami luka lecet si pelipis kanan, memar, lecet siku tangan kanan, dan kini dirawat di RSU Pansan Arang Boyolali.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Bermula saat mobil Avanza B 7838 SP yang dikemudikan Slamet Hartomo, melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, yakni tanjakan yang menikung ke kiri dengan sisi jalan berupa tebing dan sisi satunya jurang, mobil mengakami selip karena diduga menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
Nahas, rodanya terperosok ke dalam jurang sedalam sekitar 150 meter. mobil langsung terhun bebas hingga dasar jurang yang berbatu. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak memberi tahu warga lainnya. Warga di lereng gunung bibi sisi timur gunung merapi itupun langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Warga berusaha turun ke dasar jurang untuk menolong korban.
Sebagian warga pun nenghubungi polisi san SAR BPBD Boyolali yang huga segera meluncur ke dukuh paling atas tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, para korban segera dibawa ke rumah sakit PKU Aisiyah Singkil, Boyolali Kota. Namun sayang, Slamet Hartomo yang mengalami luka parah di bagian kepala akhirnya meninggal dunia. Begitu pula Yoto Parni yang mengalami luka di kepala bagian belakang.
Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kasatlantas AKP Yuna Ahadiyah mengatakan, dua orang tewas dalam kejadian tersebut. “Kecelakaan tunggal. Dua orang meninggal dunia dan satu anak selamat,” kata AKP Yuna Ahadiyah kepada wartawan Kamis (24/9).
Hingga kemarin kondisi mobil yang ringsek di dasar jurang belum bisa dievakuasi. Kondisi jurang yang sangat dalam dan curam, sulit dijangkau menggunakan crane. Bahkan untuk turun ke bawah saja cukup sulit. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *