Pemkot Pekalongan Dorong Batik Punya IPAL

  • Whatsapp

batik-pekalonganPekalongan, Jowonews.com – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong pemilik industri batik mempunyai instalasi pengolah air limbah sebagai upaya mengatasi pencemaran sisa limbah ke sungai.

Penjabat Wali Kota Pekalongan, Priyo Budi Raharjo di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa masalah pencemaran sisa limbah industri yang dibuang ke sejumlah sungai tidak hanya berasal dari industri batik Kota Pekalongan melainkan juga dari daerah tetangga.

Bacaan Lainnya

“Pencemaran sisa limbah yang terjadi di sungai Loji bukan semata-mata semuanya dilakukan oleh pemilik industri batik Kota Pekalongan saja melainkan juga dari daerah tetangga. Hanya saja, kami mendorong industri batik mempunyai IPAL,” katanya.

Menurut dia, kondisi warna hitam pekat di sungai karena faktor limbah yang mengalir dari daerah atas (Kabupaten Pekalongan, red.) ke daerah bawah telah menambah pencemaran sungai semakin buruk. “Oleh karena, kami akan mendorong pada pemilik industri secara bertahap membangun IPAL agar pencemaran limbah di sungai tidak semakin buruk,” katanya.

Selain itu, kata dia, upaya pengendalian sisa limbah batik bisa dimulai menggunakan zat organik atau cairan kimia yang mampu menetralisasi limbah. “Kami meminta pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) berperan untuk mengatasi pencemaran limbah batik,” katanya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *