Penanganan Korupsi Mandek, Warga Demo Kejari

  • Whatsapp

SUKOHARJO ,Jowonews.com– Ratusan warga Sukoharjo yang tergabung dalam Aliansi Perbaiki Sukoharo (APS) menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo Rabu (23/9). Mereka menuntut keterbukaan informasi publik terkait tindak pidana korupsi yang terjadi di Sukoharjo. Pasalnya, sekarang ini diduga penanganannya mandek

“Kita mencoba menemui penyidik kejaksaan untuk menanyakan perkembangan kasus korupsi dana purna bakti anggota DPRD Sukoharjo, namun pihak kejaksaan tidak ada yang mau menemui ataupun menjawab pertanyaan kami,” kata salah satu peserta aksi, Sumarjono.

Kemudian peserta aksi bertahan didepan Kejari dengan membentangkan spanduk tuntutan keterbukaan informasi publik di depan kantor Kejari Sukoharjo. Tak ada orasi, sejumlah peserta aksi melakukan aksi tutup mulut dengan kawalan sejumlah apara kepolisian.

Setelah beberapa saat melakukan aksi tutup mulut, pihak kejaksaan akhirnya mempersilahkan masuk ke ruang mediasi. Mereka ditemui Kasi Intel Kejari Sukoharjo, Januardi melakukan audiensi dengan para peserta aksi dan meminta maaf jika selama ini diakuinya pelayanan informasi kurang maksimal.

“Tadi pihak kejaksaan menyatakan minta maaf, sedangkan kasusnya, akan diagendakan ulang pada Selasa minggu depan ketemu langsung dengan Kasi Pidsus. Kami mencoba mengawal kasus korupsi di Sukoharjo agar dituntaskan, tidak disimpan kemudian dilupakan.” Tandas Sumarjono. Pihaknya bersama APS akan terus mengawal sejumlah kasus dugaan korupsi di Sukoharjo, termasuk kasus pasar Ir Soekarno.(JN01)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *