Digasak Bus, Pengendara Tewas

  • Whatsapp

wpid-08-12-38-8691-tewas.jpgSALATIGA, Jowonews.com– Seorang pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya tewas mengenaskan akibat tertabrak bus PO Muncul jurusan Solo-Semarang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di dekat dealer mobil Sun Motor, Ngaglik, Salatiga, Jumat ( 25/9) siang.

Keterangan yang dihimpun di lapangan, bermula ketika bus Muncul  AD 1685 AA yang dikemudikan Maidi Waldjono ( 46) warga Banyudono, Boyolali melaju dengan kecepatan sedang dari arah Tingkir ( Solo) menuju Salatiga.

Bacaan Lainnya

Beberapa meter sebelum lokasi kejadian, sopir bus dikejutkan dengan adanya sebuah mobil tak dikenal dari arah kota  yang  menyebrang masuk ke gang samping dealer Sun Motor. Di belakang mobil tak dikenal ada sepeda motor Susuki Shogun  H 5322 QB yang dikendarai korban. “ Saya kaget mas, mobil di depan  tiba-tiba nyebrang masuk gang,” kata Maidi saat ditemui Jateng Pos di Satlantas.

Karena kaget dan untuk menghindari tabrakan, sopir bus langsung membanting stir ke kanan dan ternyata di belakang mobil tak dikenal itu ada sepeda motor yang dikendarai korban. Kecelakaan pun tak bisa dihindarkan. Moncong bus bagian kiri menabrak sepeda motor naas itu, hingga motor terpental beberapa meter. “ Saya banting kiri dan menabrak motor, di depan saya masih ada lagi mobil kijang ( plat merah), saya banting lagi ke kanan agar tidak menabrak lagi,” kata Maidi.

Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil plat merah Toyota Kijang kapsul H 9503 PB milik Disdukcapil yang dikemudikan Yusuf (50). Untungnya, pengemudi mobil dinas itu sigap sehingga  langsung melakukan pengereman. “ Begitu  ditabrak bus, sepeda motor dan pengendaranya langsung terpental beberapa meter. Saya langsung mengeremnya, jadi tidak sampai nabrak,” kata Yusuf di kantor Satlantas.

Sementara, jenasah korban saat ini masih disemayamkan di kamar jenasah RSUD Salatiga. Pihak rumah sakit pun belum mengetahui identitas korban kecelakaan itu, karena diduga tidak membawa identitas diri.

Menurut salah seorang staf medis RSUD Salatiga, korban menderita luka parah di kepala bagian kiri.” Kepalanya luka parah, kroak ( berlubang) besar,” ujar salah seorang staf medis yang enggan disebutkan namanya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *