Pemuda Candiroto Tewas Dibunuh

  • Whatsapp

tercebur-gorong-gorong-proyek-lansia-tewas-6RDKENDAL, Jowonews.com— Mayat pemuda tanpa identitas ditemukan warga di tepi sawah Putat Gede, Kecamatan Ngampel Kendal. Penyebab meninggalnya lelaki yang belakangan diketahui beridentitas Rozikin (19) warga Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kendal Kota itu diduga menjadi korban pembunuhan. Dugaan mati dibunuh, lantaran dalam tubuh korban terdapat luka memar punggung dan mulutnya mengeluarkan darah

Tak ayal penemuan mayat tanpa identitas untuk membuat warga setempat geger. Ciri-ciri korban, warna kulit sawo matang, rambut hitam pendek, tinggi badan 160 sentimeter, berat badan sekira 50 kilogram. Saat ditemukan korban masih mengenakan celana panjang jins tanpa baju.

Mayat tersebut kali pertama ditemukan oleh Mulyadi, warga sekitar, saat perjalanan berangkat ke sawah untuk mengecek tanaman padinya. Tapi, ketika melintas di lokasi kejadian, dia manusia dalam kondisi tertelungkup. “Saya perhatikan sepertinya sudah tidak bernyawa. Mengetahui sudah mati saya buru-buru minta bantuan warga dan melaporkan ke aparat desa setempat. Setelah itu dilaporkan ke kepolisian,” ujar Mulyadi.

Dirinya dan warga sekitar, lanjut Mulyadi, mengaku tidak mengetahui siapa korban tersebut. “Kami belum tahu, karena ditemukan tanpa idenitas. Warga desa ini tidak ada yang mengenali korban,” akunya.

Kepala Desa Putat Gede Supriyadi mengatakan usai menerima kabar, dirinya langsung mengecek lokasi. Setelah memastikan korban tewas, ia langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Pegandon. “Mayat tersebut bukan warga kami, jadi saya tidak mengenal. Tapi, menurut warga Kamis (25/9) malam tidak ada hal mencurigakan. Baik suara baku hantam ataupun hal mencurigakan lainnya,” tandasnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal, Iptu Fiernando Andriansyah mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui korban adalah Rozikin, 19, warga Kelurahan Candiroto, Kecamatan Kendal Kota. “Dugaan mengarah kepada dugaan pembunuhan. Hal itu ditemukannya sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga korban dianiaya terlebih dahulu sebelum dibunuh,” katanya.

Penyidik Polres Kendal, lanjut Fiernando sudah memeriksa beberapa saksi, yakni saksi yang menemukan korban, dan keluarga korban. Mayat Rozikin langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soewondo Kendal untuk dilakukan otopsi. “Kami masih memeriksa alur korban terakhir yang diketahui oleh keluarga. Hal itu langkah utama untuk kami menemukan penyebab kematian korban,” terangnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *