Satpol PP Lemah, Marak Toko Modern Tak Berizin

  • Whatsapp

pol-ppUNGARAN, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Semarang dinilai lemah dalam menegakan Peraturan Daerah (Perda). Sebab ada pelanggaran Perda tentang perijinan seperti berdirinya toko modern tanpa ijin saja ibiarkan, tanpa ada tindakan tegas.

Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai dalam hak penegakan Perda Satpol PP masih lemah. Sebab banyak laporan masyarakat tentang adanya tempat usaha tak berijin tidak dilakukan tindakan tegas.

Bacaan Lainnya

“Satpol PP masih lemah, itu dapat dilihat dari berbagai laporan adanya pelanggaran oleh toko-toko modern. Ada yang sudah beroperasi tetapi ijinbya belum keluar,” kata politisi PAN yang tinggal di Bandungan ini, Jumat (25/9).

Said meminta Satpol PP segera melakukan tindakan, sebab pelanggaran yang terjadi sudah cukup lama. “Kami akan meminta pertanggungjawaban dari pemerintah,” kata Said.

Sementara itu Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Regional Jateng Budi Santoso menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang mengurus perijinan tersebut. Saat ini izin usaha toko modern (IUTM) dua Alfamart di Bandungan sudah dalam proses.

“Kami tentunya akan memenuhi aturan yang ditentukan Pamkab. Saat ini IUTM-nya sudah dalam proses,” kata Budi.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat toko modern Alfamart Bandungan di Jalan Gintungan Utara, Kelurahan Bandungan; Alfamart andungan 2 Jalan Raya Bandungan-Ambarawa, Desa Jetis, Bandungan;

Indomaret Bandungan Jalan Tirtomoyo, Kelurahan Bandungan dan CV Aeroy Berkat (Indomaret) Jalan Jimbaran-Bandungan diberi teguran kedua kalinya oleh BPMPPTSP. Teguran tersebut dilayangkan karena keempat toko tersebut belum mengantongi IUTM. Selain belum berizin, keempat toko modern ini berada kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *