Krisis Air di Temanggung Meluas

  • Whatsapp

TEMANGGUNG, Jowonews.com – Krisis air bersih di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah meluas hingga terjadi di 17 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

Kasi Penanganan Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi, di Temanggung, Senin, mengatakan semula kekeringan hanya terjadi di sembilan kecamatan, yakni Kandangan, Kaloran, Pringsurat, Kranggan, Jumo, Candirito, Kedu, Tlogomulyo, dan Kledung.

Dalam beberapa hari terakhir daerah krisis air bersih bertambah di Dusun Kemiri Kerep, Desa Jetis, Kecamatan Selopampang, katanya.

Ia mengatakan guna mengatasi daerah krisis air tersebut, BPBD Temanggung terus menyalurkan bantuan air bersih.

“Kami malakukan ‘droping’ air bersih ke daerah kekeringan dengan menggunakan empat mobil tangki,” katanya.

Ia mengatakan ada 95 titik distribusi air bersih di daerah keringan, dilakukan secara bergiliran.

Ia menuturkan pengiriman air yang dilakukan sejak 9 Juli 2015 hingga sekarang telah disalurkan sebanyak 600 tangki.

Menurut dia, anggaran untuk distribusi air bersih berasal dari APBD, bantuan perbankan, dan dana siap pakai dari BNPB (APBN).

“Dana dari APBD dan bantuan perbankan sudah habis terpakai, sekarang penyaluran air menggunakan dana siap pakai. Jika nanti dana telah habis dan hujan belum turun maka akan kembali bekerja sama denga pihak perbankan lain,” katanya.Jn16/ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *