SMAN 2 Kendal Gelar Pemilos

  • Whatsapp

kotak-pemiluKENDAL, Jowonews.com – Layaknya pemilu, ratusan siswa-siswi SMA Negeri 2 Kendal melakukan pesta demokrasi. Mereka menggelar pemilihan ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2015-2016 di halaman parkir setempat, Senin (28/9).

Tercatat ada 360 siswa-siswi mulai dari kelas 10 hingga kelas 12 yang ambil bagian. Mereka wajib mengikuti jalannya proses pemilihan ketua OSIS. Ada sebanyak 4 kandidat calon ketua yakni 3 putra dan 1 putri.

Bacaan Lainnya

Kepala SMA N 2 Kendal Yuniasih SPd melalui Waka Kesiswaaan  Sukadi mengatakan pergantian pengurus OSIS melalui proses pemilihan layaknya demokrasi bertujuan untuk melatih dan  mengenalkan kepada siswa-siswi agar mengetahui proses pemilu.

“Kegiatan semacam ini sudah berlangsung sekitar 3 periode ini. Bagi siswa kelas X mungkin terasa asing. Tapi, setelah mengetahui dan melakukannya tentu ini menjadi pembelajaran. Mereka nantinya juga akan mengalami juga,” ujarnya.

Dia menjelaskan, sebelum pelaksanaan pemilihan ketua OSIS hanya dilakukan dengan cara melalui mencari suara terbanyak tiap-tiap kelas dengan kata lain melalui voting. Tapi, hal tersebut justru tidak ada nilai edukasinya.

“Akhirnya dengan cara pembelajaran berdemokrasi memilih salah satu  ketua OSIS yang diwakili beberapa kandidat akan memunculkan nilai edukasi terhadap siswa-siswi,” jelas Sukadi.

Mulai dari tata cara mengambil kartu suara, siswa juga diberikan surat undangan untuk mengikuti pelaksanaan pemilihan ketua OSIS. Hal ini, layaknya undangan memberikan hak pilih kepada beberapa kandidat calon ketua.

“Hingga pada proses mendapatkan kartu suara yang sudah tertera nama-nama calon kandidat yang telah dipilih di balik bilik pencoblosan dan memasukkan kartu suara ke kotak suara yang telah disediakan serta mencelupkan jari ke dalam tinta sebagai bentuk telah memberikan dukungan suara,” bebernya.

Sementara itu, Nur Windi salah satu kandidat calon ketua OSIS SMANDA mengatakan pemilihan ketua OSIS melalui cara seperti ini menurutnya lebih memberikan pengalaman dan pembelajaran tersendiri dalam berdemokrasi.

“Meski, usia kami belum cukup untuk mengikuti kegiatan pemilu pada umumnya, setidaknya melalui kegiatan seperti ini, kami mendapatkan ilmu pendidikan cara berdemokrasi yang baik dan benar,” ucap siswa kelas 11 ini.

Senada dikatakan, Rizki Putri jika proses pemilihan ketua OSIS dengan cara seperti ini setidaknya bisa melatih dan memberikan pengetahuan mengenai tata cara melakukan pesta demokrasi dalam memberikan hak pilihnya.

“Kedepan kami juga akan mengalami masa dewasa yakni mempunyai hak pilih dalam memberikan suara terhadap para pemimpin bangsa ini,” tuturnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *