Wabup Sragen Ancam Penjarakan PNS

  • Whatsapp

PNSSRAGEN, Jowonews.com – Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Daryanto geram mendapati banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkab Sragen tidak netral dalam pilkada 9 Desember. Bahkan Wabup mengancam akan memenjarakan para PNS yang teridentifikasi ikut kampanye mengarahkan dukungan ke pasangan calon (paslon) tertentu.

“Kami minta Panwaslu bisa tegas menindak PNS yang ikut-ikutan main politik. Kalau perlu saya sendiri yang akan melapor ke Panwaslu agar menindak PNS yang terang-terangan mendukung pasangan calon tertentu,”tegas Daryanto kepada wartawan Senin (28/9).

Bacaan Lainnya

Daryanto mengaku sudah banyak mendapat masukan tentang oknum PNS yang membuat tekanan melalui kebijakan untuk mengarahkan dukungan ke salah satu paslon. Sejumlah pejabat baik camat, kepala desa (kades) maupun kepala Unit Pelaksana Teknis (UPTD) berkali-kali terdeteksi telah mengarahkan dukungan. “Sudah banyak laporan yang masuk siapa-siapa yang ikut mainan politik. Bahkan bukti-bukti sudah kami dapatkan,” jelasnya.

Keprihatinan makin maraknya politisasi birokrasi juga disampaikan pasangan calon nomer urut satu yang diusung PDIP-Partai Demokrat, Sugiyamto-Joko Saptono (Suko). Menurut Sugiyamto, pihaknya telah mengantongi banyak bukti terkait keterlibatan para PNS dalam kampanye.

“Kami minta semua PNS harus netral dan jangan ikut-ikutan bermain api. Beberapa laporan yang masuk, camat dan kepala UPTD sudah mengaraghkan anak buahnya agar mendukung paslon tertentu,” tuturnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Sragen, Slamet Basuki berjanji akan menindaklanjuti setiap laporan atau aduan pelanggaran pilbup. Sejauh ini berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan birokrasi itu belum dilaporkan secara resmi ke Panwaslu. “Silakan lapor ke Panwaslu kalau mendapati setiap pelanggaran. Termasuk yang dilakukan oknum birokrasi seperti pejabat atau kades,”tegasnya. (JN01)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *