Empat Pengunjung Lokalisasi di Batang Positif Narkoba

  • Whatsapp

wpid-artikel-tentang-narkoba.jpgBATANG, Jowonews.com– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang terus mengintensifkan operasi yustisi guna menemukan para penyalahguna narkoba. Kemarin giliran lokalisasi di Kabupaten Batang yang di sasar, di mana empat pengunjungnya terbukti positif menggunakan narkoba.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kasie Pemberantasan BNNK, Kompol Syafril SH, itu juga melibatkan kamtibmas dan lurah setempat. Beberapa lokalisasi pun didatangi dengan menyasar baik wanita pekerja seks (WPS) maupun pengunjungnya.

Bacaan Lainnya

“Untuk melihat ada tidaknya penyalahgunaan narkoba, kami pun melakukan tes urin di tempat.Total ada 25 orang yang kita tes urin, yang terdiri dari penghuni lokalisasi dan pengunjung,” katanya usai operasi, Kamis (1/9).

Tes urin dilakukan petugas BNNK dengan menggunakan tester enam parameter, sehingga semua jenis narkoba diharapkan bisa terdeteksi. Hasilnya, dari 25 orang yang dites urin, ada empat orang yang terbukti positif menggunakan narkoba.

“Kebetulan, kempat-empatnya adalah pengunjung, bukan penghuni atau WPS. Mereka mengkonsumsi narkoba jenis benzodiazebin,” ujar Syafril.

Untuk menindaklanjuti hasil tes urin, lanjut dia, keempat penyalahguna itu akan menjalani proses rehabilitasi agar sembuh dari ketergantungan. BNNK pun merekomendasikan RS QIM untuk tempat rehabilitasi.

“Operasi yustisi gencar kita lakukan guna mensukseskan program rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba, sebuah program nasional yang dicanangkan BNN RI sejak Januari lalu. Meski demikian, operasi ini juga tak menutup kemungkinan untuk membantu memutus mata rantai peradaran narkoba di tempat-tempat tersebut,” terangnya.

Dia menilai, seperti halnya tempat hiburan malam, lokalisasi pun rawan bagi tindak penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Untuk itu, BNNK Batang akan terus memantau dan melaksanakan pemeriksaan secara rutin dan berkelanjutan guna meminimalisir peradaran narkoba.

“Ini salah satu respon atas situasi Indonesia yang tengah darurat narkoba. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam perang melawan narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa,” pungkas Syafril. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *