Pipa Air di Kantor Dispendukcapil Bocor Setahun

  • Whatsapp
Resmikan IGD: bupati demak saat melakukan pengecekan fasilitas RSUD yang baru.
Resmikan IGD: bupati demak saat melakukan pengecekan fasilitas RSUD yang baru.
Resmikan IGD: bupati demak saat melakukan pengecekan fasilitas RSUD yang baru.
Resmikan IGD: bupati demak saat melakukan pengecekan fasilitas RSUD yang baru.

DEMAK, Jowonews.com– Pipa air PDAM yang ada di Kantor Dinas Kependudukan, dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Demak mendapat sorotan Fraksi PKS. Ini setelah instansi tersebut meminta dana tambahan sebesar Rp 12 juta di APBD dengan alasan untuk membayar tagihan air yang membengkak.

Sekretaris Fraksi PKS, Suhadi mengungkapkan, kebocoran pipa PDAM di Dispendukcapil itu telah berlangsung setahun. “Ini kita pertanyakan mengapa tidak terdeteksi aliran airnya yang mengakibatkan tagihan airnya membengkak hingga jutaan rupiah. Setelah itu Dispendukcapil meminta tambahan anggaran untuk membayar tagihannya itu,” ujar Suhadi.

Bacaan Lainnya

Pipa bocor itu ditekahui setelah meteran. Karena itu, menjadi tanggungjawab Dispendukcapil selaku pelanggan. Terkait hal itu, kata dia, PDAM sebelumnya dinilai telah pro aktif untuk menyambungkan pipa bocor itu. Namun, penyambungan tidak bisa dilakukan.“Kebocoran air ini perlu diteliti mengapa itu dibiarkan terjadi. Sebab, bocornya sudah setahun,”katanya.

Kepala Dispendukcapil Afhan Noor mengatakan, dirinya tidak mengetahui soal kebocoran setahun itu. Sebab, ia menjabat di Dispendukcapil belum lama. “Saya tidak tahu itu,”jelasnya. Meski demikian, persoalan tersebut akan ditindaklanjuti penyelesaiannya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *