Tiga Jamaah Haji Purbalingga Wafat

  • Whatsapp

hajiPurbalingga, Jowonews.com – Sebanyak tiga jamaah haji asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, meninggal dunia karena sakit, kata Ketua Tim Pendamping Kesehatan Daerah (TPHD) Purbalingga Nonot Mulyono.

“Dua orang jamaah haji meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, atas nama Sadali asal Desa Majasem, Kecamatan Kemangkon, yang masuk Kloter (Kelompok Terbang) 14 serta Sumarti asal Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Kloter 7. Sementara satu orang lainnya meninggal dunia di pesawat dalam perjalanan pulang ke Indonesia, yakni Siti Ngafifah asal Penambongan, Kecamatan Purbalingga, Kloter 6,” katanya di Purbalingga, Kamis.

Bacaan Lainnya

Nonot mengatakan hal itu di sela-sela kedatangan 262 jamaah haji Kloter 6 asal Purbalingga di halaman Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga.

Menurut dia, jenazah Siti Ngafifah saat ini masih berada di Rumah Sakit Zainal Abidin, Aceh, dan akan dipulangkan ke Debarkasi Solo menggunakan penerbangan reguler. “Kami belum tahu kapan (jenazah) akan dipulangkan. Tetapi begitu sampai di Debarkasi Solo, akan transit di Asrama Haji Donohudan dan dari sana sudah disiapkan mobil jenazah untuk mengantar ke rumah duka,” katanya.

Selain itu, kata dia, dua jamaah haji asal Purbalingga masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu orang dirawat di Jeddah, Arab Saudi, dan satu orang di RS Zainal Abidin, Aceh.

Saat menyambut kedatangan 262 jamaah haji Kloter 6 tersebut, Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo mengaku bersyukur karena jamaah haji asal kabupaten itu terhindar dari musibah yang terjadi di Mekkah.

“Alhamdulillah, jamaah haji Purbalingga semuanya terhindar dari musibah karena sejak awal memang sudah dipesankan agar mematuhi aturan dan jadwal yang ditentukan. Secara keseluruhan hanya ada tiga jamaah yang meninggal dunia dan dua jamaah lainnya sakit,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Purbalingga Muhammad Nurhadi mengatakan bahwa Kabupaten Purbalingga memberangkatkan 415 jamaah pada musim haji 1436 Hijriah/2015 Masehi.

Menurut dia, jamaah asal Kabupaten Purbalingga terbagi atas dua kloter, yakni Kloter 6 sebanyak 283 orang yang bergabung dengan Kabupaten Banyumas dan Kloter 7 sebanyak 132 orang bersama dengan jamaah asal Kabupaten Banjarnegara.”Namun keberangkatan 33 jamaah asal Purbalingga sempat tertunda akibat keterlambatan penerbitan visa sehingga mereka bergabung dengan kloter lain,” katanya.

Menurut dia, 33 jamaah yang mengalami keterlambatan pemberangkatan itu bergabung dengan Kloter 8 sebanyak tujuh orang, Kloter 11 (12 orang), Kloter 18 (dua orang), Kloter 22 (dua orang), dan Kloter 34 (satu orang). Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pihaknya akan menjemput 33 jamaah tersebut sesuai dengan jadwal kepulangan kloter masing-masing. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *