Pasar Sayangan Digelontor Rp 150 Juta

  • Whatsapp
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan

SALATIGA, Jowonews.com – Setelah lama mangkrak dan ditinggal pedagangnya karena sepi, Disperindagkop dan UMKM Kota Salatiga akhirnya berupaya menghidupkan kembali Pasar Sayangan. Pasar yang terletak di Jalan Patimura itu akan direhab di tahun perubahan ini dengan anggaran Rp 150 juta.

Kepala Disperindagkop dan UMKM, Muthoin mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei ke Pasar Sayangan dan dibutuhkan anggaran Rp 150 juta. Dana sebesar itu digunakan untuk merehab dan menata pasar tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah ke lokasi, untuk atap dan tiang-tiang masih bagus, nanti kita rapikan dan rehab kios-kiosnya,” ujarnya. Dikatakan Muthoin, agar nantinya Pasar Sayangan bisa menarik masyarakat untuk berkunjung, pihaknya akan memperluas area parkiran, sehingga bangunan kios yang selama ini ada di depan, akan di tarik mundur.

“Dari kajian di lapangan, parkiran tidak nyaman, karena terhalang trotoar dan tiang baliho. Makanya kami juga akan minta ijin ke Dinas Cipkataru untuk membongkar trotoar dan memindah tiang baliho. Karena dua faktor itu menjadi penghalang kendaraan masuk pasar,” imbuhnya.

Dikatakan dia, area belakang pasar yang selama ini tidak difungsikan juga akan dibenahi. Selain itu konsep rehab Pasar Sayangan nantinya ditata rapi. ”Akan kami bangun toilet, kios-kios kita bangun dan rapikan. Juga yang penting adalah lampu penerangan. Pasar akan kita buat terang di malam hari,” imbuhnya.

Dikatakan dia, konsep Pasar Sayangan nantinya setelah difungsikan, jika pagi untuk menampung para pedagang sayuran dan bila malam area pasar itu untuk kuliner. “ Saya yakin bila kita banguan rapi dan bersih, pedagang yang selama ini meninggalkan kios, akan memfungsikan kembali. Selain itu masyarakat juga akan tertarik ke Pasar Sayangan, sehingga menghidupkan roda perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Terkait dengan pedagang oprokan yang selama ini berjualan di trotoar Jalan Patimura, sekitar Pasar Sayangan, Muthoin mengatakan akan memasukkan semua pedagang ke Pasar Sayangan. “Semua akan ditampung di Pasar Sayangan, bila nekat berjualan di trotoar akan kami tindak tegas, yaitu kita tertibkan. Kita akan berkoordinasi dengan Satpol PP,” pungkasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *