Performa Keberhasilan KB di Sragen Cukup Bagus

  • Whatsapp

kbSragen, Jowonews.com – Performa keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Sragen  dinilai cukup bagus oleh adan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah.

Menurut Condro Rini Kepala Perwakilan BKKBN Jateng, Sabtu (3/10) mengatakan bahwa belum meratanya tingkat pendidikan dan ekonomi pada masyarakat Sragen rupanya memberikan andil dalam keberhasilan program keluarga berencana, khususnya dalam menggalakkan penggunaan kontrasepsi.  Saat ini, angka TFR Sragen telah mencapai 2,25 anak per wanita usia subur. Padahal TFR di Jawa Tengah berada pada angka 2,5, dan TFR nasional masih stagnan di angka 2,6. 

Bacaan Lainnya

Namun, jika tidak dikelola dengan baik, Rini mengatakan bukan tidak mungkin TFR yang sudah 2,25 tersebut akan meningkat lagi. Sebab ada kendala utama yang menjadi perhatian serius dari Rini dan jajarannya, yaitu rendahnya pemakaian MKJP (metode kontrasepsi jangka panjang), bahkan hal ini tak hanya terjadi di Sragen tetapi juga daerah lain di Jawa Tengah.

“Di Jawa Tengah ini untuk pemakaian kontrasepsi MKJP-nya baru sekitar 30-an persen, sedangkan di Sragen baru sekitar 20,5 persen,” tandasnya.

Rupanya hal ini tak dapat dilepaskan dari faktor sosio-ekonomi dan pendidikan masyarakat Jawa Tengah, khususnya Sragen. Padahal menurut penelitian, pengetahuan masyarakat Sragen terhadap kontrasepsi sebenarnya sudah disebut bagus oleh Rini. “Mereka ya sudah ber-KB tapi ya itu tadi non-MKJP. Percuma kan pengguna kontrasepsinya tinggi kalau itu menggunakan non-MKJP karena risiko drop out-nya tetep tinggi,” imbuh Rini. (JN03)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *