Penyerapan Anggaran 2015 Dikebut

  • Whatsapp

tavipSEMARANG, Jowonews.com – Senin (5/10) ratusan PNS Pemkot Semarang yang berada di Kantor Balaikota, Gedung Pandanaran dan SKPD diluar Balaikota melaksanakan upacara bendera terpusat yang dipimpin oleh Pj. Walikota Tavip Supriyanto.

Upacara bendera ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri Nomor 019.1/3976/SJ tanggal 28 Juli 2015 tentang pelaksanaan upacara bendera dan penggunaan bendera negara. Yang diterapkan Pemkot mulai Bulan Oktober dan akan rutin dilaksanakan setiap hari Senin.

Bacaan Lainnya

Bertujuan guna memantapkan mental bangsa melalui pembiasaan pelaksanaan nilai-nilai kebangsaan sehingga mengembalikan martabat bangsa yang berdisiplin nasional, cinta tanah air, berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

Selain itu juga merupakan upacara bendera pertama kali yang dipimpin Tavip Supriyanto semenjak menjadi Pj. Walikota Semarang.

“Terima kasih Kawan-Kawan PNS yang sudah hadir dalam upacara bendera terpusat. Aturan ini supaya kawan-kawan patuhi dan mudah-mudahan kedisiplinan dalam mengikuti upacara bendera setiap hari Senin bisa menumbuhkan budaya disiplin di semua sektor dalam rangka kita bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” urai Tavip sebagai Pembina Upacara.

Ada beberapa hal yang disampaikan Tavip, diantaranya mengenai capaian/ progres kegiatan yang hingga Agustus masih minim. Ini dapat dilihat dari serapan anggaran baru mencapai 30,76% dan realisasi fisik 63%.Belum lagi bagi SKPD yang mengajukan anggaran perubahan yang telah disetujui oleh Dewan.

“Tentu dengan persentase tersebut, perlu adanya kerja ekstra untuk melaksanakan percepatan kegiatan dari kawan-kawan karena waktu tahun anggaran 2015 tinggal 2,5 bulan lagi. Harapan Saya kinerja pemerintah kota ini semakin hari semakin baik.”, tandas Pj. Walikota Tavip Supriyanto.

Berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat, Tavip menyampaikan hasil evaluasi dari Inspektorat masih banyak kantor-kantor/ tempat pelayanan Kota Semarang seperti Kelurahan, Puskesmas, dll yang belum memasang visi dan misi serta alur prosedur pelayanan. Pihaknya berharap agar kantor yang belum ada SOP (Standart Operasional Prosedur) dan SPM (Standart Pelayanan Minimal) untuk segera merangkai kemudian jadikan sebagai pedoman untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena kita ini bukan dilayanai masyarakat tetapi melayani masyarakat.

Terakhir Tavip mengingatkan agar semua PNS Pemkot tetap menjaga netralitas PNS menjelang Pilkada 9 Desember mendatang. “Tetaplah fokus dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Saya selalu mewanti-wanti untuk tidak terjun langsung dalam berbagai kegiatan yang berhubungan proses Pilkada baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung”, tutup Tavip. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *