Sebanyak 20 Kecamatan di Sragen Kekeringan

  • Whatsapp
ilustrasi

kekeringanSragen, Jowonews.com – Sebanyak 20 kecamatan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

“Ya, hampir semua daerah pada musim kemarau ini mengalami kekurangan air bersih. Kami juga sudah melakukan berbagai upaya mengatasi kekeringan tersebut,” kata Bupati Sragen Agus Fatchurrahman di Sragen, Senin (5/10).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, kekeringan yang melanda di Sragen tidak hanya pada lahan pertanian saja, tetapi juga sumur atau mata air yang diandalkan warga juga mengalami kekeringan. “Hampir semua wilayah kita mengalami kekeringan. Petani kita sudah menggunakan pompa air untuk mengairi sawah,” kata Agus.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang melobi agar Jasa Tirta mengalirkan Bengawan Solo ke Sragen, terutama daerah yang bisa dijangkau.

Selain kekeringan sawah, kata dia, di wilayah utara Bengawan Solo atau 11 kecamatan mengalami kekurangan air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Dinas Sosial sudah mengantisipasi agar tidak terjadi kekurangan, terutama untuk keperluan keluarga.

“Ya, berapa pun kekurangannya akan kami usahakan. Jangan sampai masyarakat kekurangan minum. Berapa pun biayanya, kalau untuk kebutuhab pokok rakyat, akan kami penuhi,” katanya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *