Anggaran Bankeu Rp 657,9 M Jadi Bola Panas

  • Whatsapp

SEMARANG,Jowonews.com – Penambahan anggaran bantuan keuangan (Bankeu) Rp 657,9 miliar pada Perubahan APBD 2015 menjadi bola panas. Pasalnya, Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko pun tidak berani komentar.

 

Orang yang sekarang memegang kendali pemerintahan di pemprov Jateng, karena Ganjar Pranowo ke luar negeri, melemparkan ke Plh Sekda Djoko Sutrisno saat dikonfirmasi. “Kalau bankeu jangan saya, ke pak sekda sja yang menangani,”elaknya.

 

Meski menolak memberi konfirmasi, tampak Wagub tetap serius mendengarkan penjelasan sekda pada wartawan dan menunggui sampai selesai.

 

Djoko Sutrisno terkesan hati-hati sekali menyikapi penambahan anggaran bankeu di Perubahan APBD 2015. Apalagi terkait dengan banyaknya bankeu sarana prasarana yang dipecah-pecah dengan nilai Rp 200 juta.

 

Seperti di Kabupaten Magelang dan Brebes. Dimana di Brebes ada 163 titik yang nilainya Rp 200 jutaan.

 

“Datanya dari mana. Buku APBD Perubahan kan belum keluar?,”katanya balik bertanya ke wartawan.

 

Saat disampaikan, datanya salah satunya adalah surat kawat dari pemprov tanggal 30 September. Djoko tampak kaget.

 

“Itu belum data pasti. Jangan berandai-andai seperti itu. Nanti kalau sudah ditetapkan jadi perda, datanya bagaimana kita lihat,”ketusnya.

 

Lebih lanjut dia menyampaikan APBD Perubahan 2015  sudah dievaluasi mendagri. Dia mengakui bankeu Rp 657,9 masuk yang dievaluasi.

 

Lha itu bankeu masuk yang dievaluasi pak. Anggaran Rp 657,9 kan tidak boleh dianggarkan, karena tidak untuk mengatasi ketimpangan pembangunan?.

 

Djoko menyampaikan, soal itu masih akan dibahas dalam rapat badan anggaran DPRD, Rabu (7/10) besok. “Besok akan dibahas di banggar,”tukasnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *