Cegah PKL Menjamur, 8 Ruas Jalan Dipelototi

  • Whatsapp
PKL di Salatiga ditertibkan Satpol PP
PKL di Salatiga ditertibkan Satpol PP
PKL di Salatiga ditertibkan Satpol PP
PKL di Salatiga ditertibkan Satpol PP

SOLO, Jowonews.com – Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo memelototi delapan ruas jalan yang berpotensi menjadi sasaran PKL pindahan. Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya dilakukan penertiban PKL di tiga jalan protocol, masing-masing Jalan Slamet Riyadi, Urip Sumoharjo dan Jalan Jenderal Sudirman.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Kota Solo, Subagiyo mengatakan, sedikitnya ada delapan ruas jalan yang berpotensi menjadi sasaran limpahan PKL. Yakni Jalan Gatot Subroto, Supomo, Ahmad Yani, Dr. Radjiman, Ir Sutami, Ir Juanda, Kapt Mulyadi, dan Jalan Adisucipto.

Bacaan Lainnya

“Karena itu, kami berkoordinasi dengan Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) untuk melakukan pengawasan. Sehingga begitu ada PKL baru yang berjualan langsung kami tertibkan,” jelasnya, Kamis (8/10).

Subagiyo menambahkan, pengawasan juga dilakukan di tiga ruas jalan yang sudah ditertibkan. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan tersebut tetap steril dari PKL.

“Untuk kawasan yang sudah ditertibkan kita lakukan pengawasan dan pengendalian melalui satgas DPP. Jangan sampai nanti para PKL kembali berjualan di situ,” kata Subagiyo.

Sedangkan terkait PKL yang ditertibkan di tiga ruas jalan protokol, Subagiyo mengatakan memang belum banyak PKL yang mendaftar untuk menempati selter maupun tempat berdagang baru yang disediakan DPP. Ia beralasan, kemungkinan pedagang sudah menempati lokasi lain di luar yang disediakan Pemkot.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Solo, Sutarja mengatakan, akan mengawasi sejumlah ruas jalan dari aktivitas PKL dengan menerjunkan anggota Linmas kelurahan. Sutarjo mengatakan petugas akan memberikan peringatan kepada PKL jika nekat berjualan di kawasan tersebut.

“Tapi kami yakin tidak ada PKL yang berani buka lapak di kawasan yang sudah ditertibkan. Apalagi setiap hari kami melakukan patroli,” tandasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *