Mahasiswa UMK terjatuh dari Lift    

  • Whatsapp
Ilustrasi Kecelakaan
Ilustrasi Kecelakaan

Kudus, Jowonews.com – Seorang mahasiswa terjatuh dari lift lantai tiga kampus Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah, sehingga korban harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka serius.

Akibat kejadian tersebut, korban yang bernama Mahrus Faruq Maulana (18) dari Desa Pondowan, Kecamatan Tayu, Pati, itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus untuk menjalani perawatan.

Bacaan Lainnya

Hendi, teman korban yang juga mahasiswa UMK di Kudus, Kamis, mengungkapkan, temannya yang juga dari Fakultas Teknik Mesin tersebut diperkirakan terjatuh sekitar pukul 15.00 WIB.

Hanya saja, dia mengaku, tidak mengetahui kronologis kejadiannya karena saat itu tidak sedang bersama dia.

Meskipun demikian, lanjut dia, saat evakuasi ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit, korban memang tidak bisa berjalan sendiri sehingga harus digotong beberapa orang. “Saat itu, korban masih bisa diajak bicara meskipun sedikit,” ujarnya.

Suparno, sopir UMK yang ikut mengantarkan membenarkan, bahwa korban memang masih sempat diajak komunikasi.”Hanya saja, tidak mengetahui secara detail kronologis kejadiannya,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatan terhadap kondisi korban yang sedang menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD), terlihat luka pada kaki bagian kiri, ujung jari sebelah kanan serta kepala bagian belakang dan depan.

Perwakilan dari UMK, Rosidi mengungkapkan, pemasangan lift di Fakultas Teknik UMK selama ini memang belum selesai dikerjakan.

Untuk itu, kata dia, pintu lift selalu tertutup, meskipun aktivitas perkuliahan juga sudah berlangsung lama.

Biasanya, lanjut dia, mahasiswa yang hendak mengikuti perkuliahan naik menggunakan tangga.

Ia membantah, kabar yang beredar di media sosial, korban yang terjatuh ada empat orang karena yang menjadi korban hanya satu orang.

Sebelumnya, lanjut dia, sudah pernah disosialisasikan kepada mahasiswa bahwa lift tersebut belum bisa difungsikan karena proses pengerjaannya belum selesai.

Informasinya, kata dia, sebelum terjatuh korban sempat berlari menaiki tangga menuju lantai tiga bersama tiga temannya. “Ketika tiba di lantai tiga, korban tiba-tiba masuk ke lift yang memang belum bisa digunakan, kemudian terjatuh ke lantai dasar,” ujarnya.

Untuk menghindari kasus serupa terulang, kata dia, pihak kampus tentu akan melakukan pemasangan tulisan bahwa lift belum bisa digunakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *