Warga Pertahankan Mushola dan Pos Kampling

  • Whatsapp
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

UNGARAN, Jowonews.com – Pembangunan jalan tol seksi III Bawen-Kaliwungu sudah dimulai. Sayangnya, hingga saat ini masih ada beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial yang belum dibebaskan. Seperti mushola dan tiga pos kampling di Dusun Glendang, Watu Agung, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Bangunan ini belum dibebaskan dan masih berdiri tegap ditegah-tengah penataan lahan jalan tol. Seperti diketahui beberapa bulan lalu, Dusun Glendang, Watu Agung merupakan perkampungan warga yang kebanyakan berpenghasilan sebagai petani dan buruh pabrik.

Bacaan Lainnya

Seperti perkampungan lainnya disini ada pos kampling dan tempat ibadah, mushola. Namun sejak pengerjaan penataan lahan jalan tol, rumah yang terkena jalan proyek jalan tol telah dirobohkan dan tanah dikeruk utuk dipindahkan diarea yang lebih rendah.

Namun tiga pos kampling dan satu mushola masih utuh berdiri belum dipindahkan. Sumarni (58) warga Dusun Glendang, RT 7 RW 3, Desa Watu Agung, Kecamatan Tuntang, menyatakan mushola di dekat rumahnya ini baru beberapa hari lalu mendapatkan ganti rugi dan akan dipindahkan di lokasi tidak jauh dari bangunan lama.

“Setahu saya baru beberapa hari lalu mendapatkan ganti rugi, rencananya akan pindah di sekitar sini,” ujar Sumarni saat ditemui Jumat (9/10). Memang saat ini belum dibangun tempat ibadah baru. Karena baru mendapatkan ganti rugi beberapa hari lalu. Namun ada tiga pos kampling yang terbuat dari kayu belum mendapatkan ganti rugi dari pemerintah.

“Tiga pos kampling ini belum mendapatkan ganti rugi pemerintah. Menurut warga ganti rugi dulu baru di bongkar,” ujarnya. Suwarni yang juga tanah dan bangunannya turut terkena proyek jalan tol ini menyatakan diri mendapatkan ganti rugi sekitar Rp 350 ribu per meter persegi. “Kalau saya mendapatkan Rp 350 ribu per meter persegi dipotong pembuatan sertifikat,” ujarnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *