Air Hanya Menetes, Warga Keluhkan PDAM

  • Whatsapp
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)

SALATIGA, Jowonews.com – Warga RW 10 Perumahan Domas, Kelurahan Salatiga mengeluhkan pelayanan PDAM setempat. Pasalnya, sejak Sabtu kemarin air ledeng warga tidak mengalir. Jika mengalir, hanya terbatas beberapa jam saja, itupun pada malam hari.

“Dari Sabtu pagi tidak mengalir, ngalir ngitir ( kecil) jam sepuluh malam, di saat warga mau istirahat. Itupun air tidak kuat naik ke tandon, terpaksa warga ngangsu,” kata Ny Tuti (40) warga Domas, Senin (12/10).

Bacaan Lainnya

Dikatakan dia, sudah beberapa tahun ini, pasokan air bersih di perumahan tersebut memang tidak maksimal, namun warga memakluminya. Karena biasanya digilir, pagi mati, menjelang siang mengalir. ”Kami memaklumi jika digilir, karena air terbatas, pelanggan banyak, namun harus pasti, karena sudah tiga hari ini, sama sekali tidak mengalir,” katanya.

Hal senada dikatakan Nono. Dia terpaksa ngangsu ke warga yang punya sumur tanah untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Bahkan Minggu kemarin, Nono sempat ngungsi ke rumah temannya untuk mandi.

“Ya mau bagaimana lagi, persediaan air habis, bila ngangsu untuk mandi seisi rumah juga capek, terpaksa kami nunut mandi ke rumah teman yang airnya tidak mati,” katanya. Lain halnya dengan Prapto. Warga Domas ini terpaksa membuat sumur tanah.

Pasalnya air PAM selama ini tidak bisa naik ke perumahannya yang lokasinya agak di atas (naik). ”Kalau kita mengandalkan air PAM tidak mungkin karena digilir dan bahkan tidak ngalir sama sekali, ya terpaksa buat sumur tanah sendiri,” katanya.

Untuk membuat sumur tanah itu, ia menghabiskan dana sekira Rp 4 juta. Sementara, Direktur Teknik PDAM Ir Ponidjo mengatakan, macetnya pasokan air ke perumahan Domas karena sedang ada perbaikan. Bila perbaikan sudah selesai maka air akan lancar kembali. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *