MPR dan PKS Serukan Jaga Keutuhan Bangsa

  • Whatsapp
mpr1Semarang, Jowonews.com- Senin  12/10/15 Sebanyak 300 kader PKS Kota Semarang  hari ini mendapatkan arahan langsung dari Presiden PKS terpilih untuk masa khidmat 2015-2020, Muhammad Shohibul Iman, PhD. Dalam seminar sehari yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia bertema;” Deradikalisasi dengan Imunisasi Ideologi ” Muhammad Sohibul Iman,  PhD bertindak sebagai keynod speeker.
Dalam seminar sehari yang diselenggarakan oleh MPR RI itu Muhammad Sohibul Iman yang akrab disapa MSI berbicara tidak lebih dari setengah  jam. Pada kesempatan itu  Presiden PKS Shohibul Iman, PhD. Banyak menyampaikan tentang arah kbijakan PKS ke depan. Di antara arah kebijakan partai yang di nahkodainya akan kembali memperkokoh jati diri PKS sebagai Partai dakwah dan Partai Kader yang bertujuan berkhidmat untuk Ummat.
Ditegaskan oleh Muhammad Shohibul Iman PKS adalah Partai Dakwah yang kekuatan terbesarnya adalah kader, tanpa kader, PKS bukan apa-apa dan siapa-siapa. Dalam konteks kekuatan terbesar adalah kader, maka menjadi hal mendasar bagi PKS untuk membangun kebersamaan internal Kader dan membangun kebersamaan internal bangsa. Nahnu minhum, nahnu lakum, nahnu lahum, “Kita berasal dari umat ini, kita bersama ummat ini, dan kita bekerja dan berbuat untuk ummat ini. 
Presiden yang akrab dipanggil MSI (kependekan dari Muhammad Shohibul Iman ), juga menegaskan bahwa PKS akan kembali kepada Jati diri PKS sebagai Partai dakwah. Menurutnya dengan dakwalah yang akan mampu mengahantarkan negeri ini menuju negeri yang Baldatun Thoiyyibatun wa Rabbun ghofur.
Muhammad Shohibul Iman (MSI) memaparkan Negara dikatakan dalam kondisi Baldatun Thoiyyibatun itu jika s etidaknya memiliki indikator;pertama, segala kebutuhan dasar masyarakatnya terpenuhi papan, sandang, pangan, kesehatan dan pendidikan. kedua, jika masyarakat telah terbebas dari segala rasa takut perampokan, pembunuhan, tabrakan, kebakaran dan seterusnya. ketiga, kemudahan dalam transportasi publik.
MSI yang sempat belajar selama sepuluh setengah tahun di Jepang hingga memperoleh gelar PhD nya di Jepang menggambarkan banyak negara maju tetapi  baru dalam tataran Baldatun thoiyyibatun belum wa Rabbun Ghofur, karena meskipun santun, disiplin, beradab tetapi banyak yang jiwanya kosonng. “Maka kami berharap dengan dakwah, dan kecintaan kepada ummat dan bangsa ini akan jauh dari radikalisme”.
  
Masih dalam kesempatan di hadapan kader dan jajaran pengurus PKS Kota Semarang, MSI berpesan agar Pengurus partai serius dalam menangani Partai, semakin serius dalam pengelolaan partai salah satu bentuk keseriusaan dalam pengelolaan partai adalah bagaimana agar partai membangun ekosistem yang yang nyaman bagi kehidupan kader di dalamnya.
MSI juga menyinggung suksesi Pilkada harus tetap memperhatikan proses kaderisasi demikian juga dengan proses pergantian kepemimpinan partai di level daerah dan wilayah yang akan segera dilaksanakan di Kota Semarang  Musyawarah Daerah pada 25 Oktober 2015, dan Musyawarah Wilayah DPW PKS Jateng yang akan dilaksanakan pada 17-18 oktober 2015.
Pembicara yang hadir dan berbicara dalam  seminar MPR RI di Hotel Semarang  hari ini diantaranya Sumanjaya Rukmandis,  dari MPR RI, Fikri Faqih dari MPR RI dan tim MPR RI. Sumanjaya dalam paparannya mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menjaga keutuhan ummat dan bangsa,  dia juga menegaskan bahwa NKRI adalah harga mati yg tidak bisa ditawar-tawar.  
Peserta juga sangat bersemangat dan berkali-kali meneriakkan kata merdeka dan NKRI sebagai harga mati.  Harapan besar Indonesia  menjadi negeri yang aman,  sejahtera,  penuh berkah dan diampuni Allah SWT,  Baldatun Thaiyyibatun wali Rabbun ghafur. (JN02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *