Warga Kemijen Tagih Dana Desa

  • Whatsapp
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Warga Kemijen Kecamatan Semarang Timur menagih dana percepatan pembangunan desa yang sebelumnya sudah dianggarkan dalam APBD Kota Semarang. Hal itu dilakukan dengan mendatangi kantor DPRD Kota Semarang, Senin (12/10).

Tampak beberapa perwakilan warga Kemijen Kecamatan Semarang Timur mendatangi DPRD Kota Semarang. Mereka menanyakan perihal bantuan dana untuk setiap kelurahan sebesar Rp 150 juta yang batal dianggarkan pada APBD Perubahan 2015 ini.

Bacaan Lainnya

Kedatangan warga ini diterima Ketua DPRD Kota Semarang HA Supriyadi. Didepan Ketua DPRD, perwakilan warga menanyakan dana percepatan pembangunan desa senilai Rp150 juta yang urung turun. Padahal masyarakat sudah menanti dan membutuhkan untuk memperbaiki saluran dan jalan di daerah tersebut.

“Padahal sudah disosialisasikan dan kami sudah mengusulkan lewat Musrenbang beberapa waktu lalu. Sudah dianggarkan untuk memperbaiki sarana, terlebih lagi memasuki musim hujan, harus segera jadi,” kata salah satu perwakilan warga dari Kemijen RT 7 RW IX, Sukatno, Senin (12/10).

Selain itu mereka menanyakan, kenapa dana tersebut batal dicairkan, padahal Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPa) Kota Semarang dirasa masih sangat tinggi. Dia berharap anggaran tersebut bisa diturunkan pada tahun 2016 mendatang dengan jumlah yang lebih besar lagi yakni Rp 300 juta.

“Tahun ini kan batal turun, katanya akan dianggarkan tahun 2016, makanya kami minta anggarannya harus dua kali lipat, jadi Rp 300 juta, dana ini untuk masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Supriyadi yang kala itu ditemui tidak bisa menjelaskan secara detil kenapa dana tersebut batal masuk pada APBD Perubahan 2015. “Sayang sekali ini sudah menjadi keputusan. Waktu itu saya sedang sakit. Yang memimpin rapat adalah Agung BM dan Joko Santoso,” ujar Supriyadi.

Supriyadi menambahkan, jika keputusan ini sudah diketuk, maka sudah tidak bisa diubah lagi. Dia berjanji akan mengusahakan anggaran di 2016 mendatang. “Padahal dana tersebut sangat dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu wakil ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono mengajak masyarakat agar mengawal proses penganggaran di DPRD Kota Semarang. Termasuk dana percepatan pembangunan bagi kelurahan ini. “Sudah menjadi rekomendasi Banggar agar masuk tahun 2016, mari kita kawal bersama, saya sepakat jumlahnya dua kali lipat jadi Rp 300 juta,” tandasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *