Unnes Luncurkan Gerakan Subuh Jamaah

  • Whatsapp

IMG_3245SEMARANG, Jowonews.com – Menyambut datangnya 1 Muharram 1437 H, Unit Kegiatan Kerohanian Islam Universitas Negeri Semarang (Unnes) meluncurkan Gerakan Subuh Jamaah. Sekira 500 mahasiswa Unnes menyesaki Masjid Kampus Ulul Albab Unnes untuk mengikuti kegiatan yang juga digelar serentak di 23 Kampus di Indonesia.

“Shalat subuh merupakan kewajiban bagi kaum muslimin. Shalat subuh juga mempunyai manfaat yang tidak bisa dianggap remeh,” ungkap Ketua UKKI Unnes Bayu Kurniawan, Rabu (14/10/2015).

Bacaan Lainnya

Menurutnya shalat subuh berjamaah membiasakan seseorang bangun lebih pagi. Ketika bangun lebih pagi, seseorang akan memulai pekerjaan lebih awal. Selain itu juga akan menjadikan seseorang lebih disipilin dalam kehidupannya. “Dari sudut pandang sosial, shalat berjamaah akan menguatkan solidaritas dan kebersamaan,” lanjut Bayu.

Selanjutnya kata Bayu, shalat subuh dan bangun pagi memiliki pengaruh terhadap etos kerja dan kecerdasan. Orang yang membiasakan diri bangun pagi akan lebih semangat dalam menjalani hari. Ia bangun dalam kondisi fisik dan pikiran yang lebih segar.

“Jika setiap mahasiswa muslim di Unnes membiasakan diri bangun pagi dan diawali dengan shalat subuh jamaah, maka tidak mustahil jika peradaban Indonesia bangkit dari masjid. Hal itulah yang mendasari UKKI Unnes untuk ikut berpartisipasi dalam Gerakan Subuh Jamaah,” tandasnya.

Bayu menambahkan, Gerakan Subuh Jamaah merupakan gerakan yang dimotori oleh Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional. Karena itu, ada berbagai universitas lain yang juga turut berpartisipasi dalam menggemakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah ini.

Sementara itu Muhammad Mughnil Labib, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unnes mendukung penuh dan memberikan apresiasi terhadap gerakan ini. Ia berharap UKKI Unnes dapat melakukan sosialisasi secara maksimal.

“Setidaknya UKKI Unnes bersilaturrahmi ke seluruh elemen kampus baik itu LK/BSO maupun birokrasi. Selain itu, libatkan ulama’ dan masyarakat di sekitar kampus,” ungkapnya.

(JN 10)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *