Pasar Sayangan Mulai Diperbaiki

  • Whatsapp
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan
Pedagang pasar ngabul berjaualan di pinggir jalan

SALATIGA, Jowonews.com – Pasar Sayangan di Jalan Patimura mulai dibenahi. Sebelum tutup tahun, pembenahan pasar tersebut sudah selesai dan  bisa dimanfaatkan kembali. Dari pengamatan di lapangan, Senin ( 19/10), sejumlah pekerja mengecat rangka besi baja dan mengganti talang air.

“Ini baru tahap mengecat rangka baja dan memasang talang air,” ujar Mukrodin salah seorang pekerja. Ia mengatakan, sesuai dengan perintah kerja, tahap awal adalah pengecatan dulu serta pemasangan talang air.

Bacaan Lainnya

Diketahui, setelah lama mangkrak dan ditinggal pedagangnya karena sepi, Disperindagkop dan UMKM  Salatiga berupaya untuk menghidupkan kembali Pasar Sayangan. Dana perbaikan pasar yang terletak di Jalan Patimura itu sebesar Rp 150 juta.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Drs Muthoin mengatakan, sudah melakukan survey ke Pasar Sayangan dan dibutuhkan anggaran Rp 150 juta untuk merehap dan menata pasar tersebut.

“ Kami sudah ke lokasi, untuk atap dan tiang-tiang masih bagus, nanti rapikan dan rehap kios-kiosnya. Kita beri anggaran yang dibutuhkan, ” ujarnya. Dikatakan Muthoin, agar nantinya Pasar Sayangan bisa menarik masyarakat untuk berkunjung, pihaknya akan memperluas area parkiran, sehingga bangunan kios yang selama ini ada di depan, akan di tarik mundur.

“Dari kajian di lapangan, parkiran tidak nyaman, karena terhalang trotoar dan tiang baliho. Makanya kami juga akan minta ijin ke Dinas Cipkataru untuk membongkar trotoar dan memindah tiang baliho. Karena dua faktor itu menjadi penghalang kendaraan masuk pasar,” imbuhnya.

Dikatakan dia, area belakang pasar yang selama ini tidak difungsikan juga akan dibenahi. Selain itu konsep rehab Pasar Sayangan nantinya ditata rapi. ”Akan kami bangun toilet, kios-kios kita bangun dan rapikan. Juga yang penting adalah lampu penerangan. Pasar akan kita buat terang di malam hari,” imbuhnya.

Dikatakan dia, konsep Pasar Sayangan nantinya setelah difungsikan, jika pagi untuk menampung para pedagang sayuran dan bila malam area pasar itu untuk kuliner. “Saya yakin bila kita banguan rapi dan bersih, pedagang yang selama ini meninggalkan kios, akan memfungsikan kembali. Selain itu masyarakat juga akan tertarik ke Pasar Sayangan, sehingga menghidupkan roda perekonomian masyarakat,” tandasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *