Tiga Desa di Temanggung KLB DBD

  • Whatsapp

TEMANGGUNG, Jowonews.com – Tiga desa di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang sebagian warganya terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD) pada musim kemarau panjang ini dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Taryumi, di Temanggung, Selasa (20/10) menyebutkan, KLB tersebut terjadi di Subersari Kelurahan Parakan Wetan, Legoksari Kelurahan Temanggung II, dan Sudikampir Desa Danupayan.

Bacaan Lainnya

Menurut dia penyebab wabah DBD tersebut karena perilaku masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan dan kesehatan. “Pada musim kemarau seperti saat ini masyarakat jarang menguras bak penampungan air karena sayang jika air dibuang,” katanya.

Padahal, katanya di tempat-tempat penampungan air tersebut sangat berpotensi sebagai tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti.

Ia menuturkan hingga pertengahan Oktober 2015 telah terjadi 337 kasus DBD di Temanggung, tiga korban di antaranya meninggal dunia. “Kemungkinan kasus DBD tahun ini di Temanggung lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 420 kasus,” katanya.

Disebutkan daerah endemik DBD di Temanggung terdapat di enam kecamatan, yakni Pringsurat, Kranggan, Temanggung, Kedu, Parakan, dan Ngadirejo.

Taryumi mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk serta menguras dan menutup bak air dan mengubur barang-barang bekas guna mengantisipasi berkembangbiaknya nyamuk aedes aegypti. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *