MA Putuskan Kemenangan Partai Golkar Versi ARB

  • Whatsapp
Konflik Golkar
Konflik Golkar

JAKARTA, Jowonews.com – Mahkamah Agung (MA) memutuskan kepengurusan Partai Golkar kembali ke tangan Aburizal Bakrie (Ical). Kubu Munas Ancol yang dipimpin oleh Agung Laksono diminta tak buat partai baru.

“Ini kemenangan dua kubu jadikan momentum kesolidan. Ini bukan berarti kemenangan kubu Ical dan kekalahan kubu Agung. Maka kita anggap ini sebagai kemenangan keluarga besar partai Golkar. Sekarang sudah tidak ada kubu-kubuan,” ungkap Sekjen Partai Golkar kubu Munas Bali, Idrus Marham.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Idrus di sela-sela pertemuan petinggi Koalisi Merah Putih dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di The Dharmawangsa Hotel, Jaksel, Selasa (20/10/2015). Dengan hasil putusan ini, kubu Agung Cs pun diminta untuk mengingat kembali kesepakatan awal islah saat dimediasi oleh Wapres Jusuf Kalla yang merupakan sesepuh Golkar.

“Golkar besar karena sistem, saya ingatkan balik ke kesepakatan awal Desember 2014. Pertama menghargai proses hukum, lalu yang kalah diakomodasi. Kemudian tidak mendorong membuat parpol baru,” kata Idrus.

Idrus juga mengatakan bahwa kini konflik internal di tubuh partai pohon beringin itu sudah usai. Ia berharap segala gesekan yang selama ini terjadi disudahi dan mengajak kubu Agung untuk bersama-sama fokus bekerja dalam menghadapi Pilkada serentak akhir tahun nanti.

“Sekarang harus fokus pada pilkada 9 Desember agar bagaimana menangkan Golkar seperti kemenangan pilkada sebelumnya, Golkar mendapat sebesar 59 persen secara nasional,” tuturnya.

Meski begitu, Idrus mengaku pihaknya belum mengadakan pertemuan ataupun berkomunikasi dengan kubu Agung setelah keluarnya keputusan MK. Ia juga memastikan bahwa tak benar akan ada Munaslub yang diselenggarakan Partai Golkar.

“Kita tidak (bertemu dengan kubu Agung), sama-sama saling paham. Sudah cukup, konflik setahun diakhiri. Kita minta ke dia dapat konsisten. Siapapun jujur kata hati yang benar ya Munas Bali. Sekarang tidak ada kubu ARB, atau kubu Agung. Munaslub juga tidak ada,” ucap Idrus. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *