Hasil Tangkapan Nelayan Jepara Mulai Meningkat

  • Whatsapp

JEPARA, Jowonews.com – Hasil tangkapan para nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah selama sepekan terakhir mulai meningkat dibandingkan dengan hasil tangkapan sebelumnya.

Saiful, salah seorang nelayan di Jepara, Kamis mengakui hasil tangkapannya saat ini ada perningkatan dibandingkan sebelumnya minim hasil tangkapan.

Bacaan Lainnya

Selama sehari melaut pada Rabu (21/10), dia mengaku mendapatkan hasil tangkapan ikan sebanyak 12 jerigen, sedangkan sebelumnya hanya mendapatkan enam jerigen ikan.

Dengan hasil tangkapan sebanyak itu, dia bisa mendapatkan uang sekitar Rp1,5 juta.

Jenis ikan yang diperoleh, lanjut dia, antara lain ikan muniran, cumi-cumi, kapasan, dan petek.

Ombak tinggi selama musim timuran, kata dia, memang tidak menentu, namun ombak tinggi sering terjadi pada siang hari ketika perjalanan pulang ke daratan.

“Berangkat melaut memang lebih pagi sehingga selama menangkap ikan tidak ada gelombang tinggi,” ujarnya.

Ketika terjadi gelombang tinggi, dia mengaku, sulit mendapatkan ikan.

Nelayan yang lainnya, Nur Sodiq mengungkapkan, hasil tangkapannya saat ini hanya enam jerigen dengan harga lelang sekitar Rp700-an ribu.

Harga jual ikan, kata dia, tergantung harga jual di pasaran, ketika harga jualnya sedang tinggi tentu akan mendapatkan hasil yang tinggi pula.

Menurut dia, hasil tangkapan ikan di laut yang diperolehnya itu masih cukup bagus, dibanding sebelumnya jauh lebih sedikit karena faktor cuaca.

Masa panen para nelayan, kata dia, ketika memasuki musim penghujan, namun hingga sekarang belum juga memasuki musim penghujan.

Pengalaman sebelumnya, lanjut dia, saat musim penghujan hasil tangkapannya bisa mencapai 11 jerigen.

Selama beberapa bulan terakhir, Syahbandar Jepara berulang kali mengeluarkan larangan melaut untuk kapal angkutan penumpang maupun nelayan menyusul tingginya ombak di laut Jepara.

Hal itu, didukung pula dengan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jateng terkait ketinggian gelombang dan kecepatan angin di laut.  (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *