Pelaku UKM Minta Perpanjangan Waktu Pelunasan KUR

  • Whatsapp

BENGKULU, Jowonews.com – Pelaku Usaha Kecil dan Menengah di Kota Bengkulu mengharapkan pemerintah memperpanjangan waktu untuk melunasi pinjaman kredit usaha rakyat, terkait dengan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Bengkulu, Tentrem Sriminarsih mengatakan perpanjangan waktu pelunasan pinjaman KUR akan membantu para pengusaha kecil untuk menggerakkan usaha mereka.

Bacaan Lainnya

“Perpanjangan waktu selama dua tahun akan sangat membantu karena selama rupiah anjlok, penjualan kami juga terjun bebas,” kata pemilik Askara Art Galeri ini di Bengkulu, Kamis.

Tentrem yang membuat berbagai suvenir dan produk dari bahan kulit kayu mengatakan selama rupiah melemah terhadap dolar AS, penjualan produknya sebenarnya cukup tinggi.

Namun, penjualan yang masih mengandalkan promosi lewat pameran ke berbagai negara membuat kesempatan menjual produknya juga kecil.

“Seharusnya pemerintah memperbanyak pameran di luar negeri untuk mengenalkan dan promosi produk yang layak ekspor,” ucapnya.

Produk berbahan kulit lantung yang dibuat Askara Art Galeri memang 90 persen dikhususkan untuk konsumen luar negeri.

Kerajinan yang dibuat berbentuk suvenir dan bermacam produk antara lain sepatu, topi, tas, tas laptop rompi, hingga selendang.

Tentrem mengatakan bahwa dia harus melunasi sebesar Rp50 juta pinjaman KUR yang jatuh tempo pada Desember 2015.

Dengan penjualan produk yang sedang sepi, ia mengharapkan pemerintah memberi kelonggaran dengan memperpanjang waktu pelunasan pinjaman hingga dua tahun mendatang.

“Memang akan dicairkan lagi bila dilunasi, tapi uang untuk melunasi ini sangat sulit. Kami hanya sanggup membayar bunga pinjaman,” tukasnya.

Menurut Tentrem, berdasarkan aturan baru yang diterbitkan pada 2015 memang pelunasan pinjaman KUR diperpanjang, namun tidak berlaku surut bagi para pelaku usaha yang meminjam sebelum tahun 2015.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *