Habiskan Rausan Juta, Patung Baruklinting Merana

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com – Seniman pembuat patung Baru Klinting prihatin. Pasalnya karya seni bernilai ratusan juta tersebut kini dibiarkan mangkrak dan tidak dapat dinikmati masyarakat.

Seniman Patung Kabupaten Semarang, Sutikno mengatakan patung karyanya yang dinamai Baru Klinting setinggi 18 meter, yang terbuat dari beton dengan rangka besi. Seharusnya sudah dipasang di pertigaan terminal Bawen empat tahun yang lalu.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap (patung -red) agar segera dipasang, sebab jika tidak maka akan rusak. Kalau rusak, tentu eman-eman sebab patung tersebut dibuat dengan uang negara yang tidak sedikit,” kata Sutikno di Ungaran, Jumat.

Sutikno menceritakan dia menggarap patung tersebut pada tahun 2011. Saat itu, Gubernur Bibit Waluyo menyetujui gagasan Dewan Kesenian Kabupaten Semarang untuk membuat patung ikon Kabupaten Semarang.

Sutikno cs ditarget menyelesaikan dua patung. Satu akan diletakkan di Bukit Cinta dan satu lagi di pertigaan Bawen, dalam 2,5 bulan. “Patung sudah selesai tinggal pasang. Namun karena kontraktor proyek kabur, proyek Bukit Cinta berhenti. Patung yang sudah jadi dan tinggal dipasang, jadi urung dilakukan,” katanya.

Dia menambahkan hanya patung berukuran 9 meter yang sudah dipasang di Bukit Cinta. Sutikno berharap, patung yang sekarang digeletakkan begitu saja di pinggir jalan, dapat segera dipasang. Jika tidak, maka akan rusak.

Pihaknya sebagai pembuat patung, tidak bisa menjaga dan merawatnya secara rutin. Apalagi patung tersebut sudah selesai dikerjakan, tinggal menunggu pemasangan dan finishing.  

Belakangan, Sutikno juga merasa prihatin karena karya seninya tidak bisa dinikmati masyarakat. Padahal, sejak 1998, patung tersebut sudah digadang-gadang oleh seniman menjadi ikon kebanggan masyarakat Kabupaten Semarang.  

“Dalam masalah ini, Pemkab Semarang jelas dirugikan. Kami sebagai pembuat juga malu karena seringkali ada pertanyaan masyarakat tentang patung Baru Klinthing yang digeletakkan begitu saja di pinggir jalan,” tutup Sutikno.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *