Banyumas Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

  • Whatsapp
buruh di jateng (Foto : Kompas)
buruh di jateng (Foto : Kompas)

BANYUMAS, Jowonews.com – Bupati Banyumas Achmad Husein menyatakan pemerintah kabupaten setempat mendukung pengembangan ekonomi kreatif dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

“Tidak hanya yang bergerak di bidang pengembangan piranti lunak, tetapi semua bidang ekonomi kreatif kita dukung,” katanya usai peluncuran aplikasi Kamus Bahasa Banyumasan berbasis Android di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/10).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, di Kabupaten Banyumas relatif banyak sekali ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat dan banyak pula yang telah dilakukan Pemkab Banyumas kepada para pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya.

Ia mengatakan bahwa Pemkab Banyumas terus berupaya memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif salah satunya melalui kegiatan pameran.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kinerja tim dari Gedhe Foundation yang telah membangun aplikasi Kamus Bahasa Banyumasan untuk telepon pintar berbasis Android karena kegiatan mereka merupakan bagian dari ekonomi kreatif.

Sementara itu, pimpinan proyek pembangunan aplikasi Kamus Bahasa Banyumasan dari Gedhe Foundation Pri Anthon Subardio mengakui bahwa ekonomi kreatif bidang piranti lunak di Kabupaten Banyumas mengalami perkembangan yang luar biasa.

Beberapa waktu lalu, kata dia, pihaknya bersama teman-teman komunitas membuat acara “Hackathon” dengan mengumpulkan para “hacker” dan “programmer” se-Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan KebumenI untuk membuat aplikasi dengan tema kependudukan.

“Ternyata kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para pembuat program se-Barlingmascakeb,” katanya.

Ia mengatakan bahwa kegiatan “Hackathon” itu sebenarnya untuk memberi ruang bagi para pembuat program atau piranti lunak dalam berkreasi sehingga dapat menumbuhkan ekonomi kreatif.

Menurut dia, para pelaku ekonomi kreatif bidang piranti lunak itu perlu mendapat dukungan agar semakin kreatif. “Pemkab Banyumas selalu mendukung kegiatan kami. Dukungannya luar biasa,” katanya.

Terkait dengan Gedhe Foundation, dia mengatakan bahwa komunitas pengembang piranti lunak itu hadir di Purwokerto sejak 2011 dan telah menghasilkan sekitar 80 aplikasi dengan berbagai sistem operasi.

Menurut dia, pihaknya pada bulan Desember 2015 berencana meluncurkan aplikasi “Masdirto” atau “Banyumas Directory” yang diyakini dapat membantu masyarakat untuk mencari alamat kantor atau lokasi wisata di Banyumas. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *