Kasus Arzetti Rusak Nama Besar PKB

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy, angkat bicara soal isu-isu tak sedap yang belakangan menerpa partai besutan Gus Dur itu. Salah satunya kasus dugaan perselingkuhan kadernya Arzetti Bilbina

“Ini fitnah. Target utamanya pasti untuk merusak soliditas PKB yang hari ini dalam kondisi sangat baik. Target lainnya adalah mengganggu kinerja Menteri Desa, padahal Pak Marwan sedang bekerja keras untuk mensukseskan program pembangunan desa,” kata Lukman Edy di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (28/10).

Bacaan Lainnya

Tak hanya soal Arzetti, Lukman juga mengatakan PKB difitnah dalam kasus pungutan liar dalam program dana desa yang digulirkan Menteri Desa Marwan Djafar.

“Soal beredarnya surat yang mengatasnamakan PKB untuk melakukan pungutan liar terhadap rekruitmen pendamping desa, ini adalah fitnah, dilakukan oleh orang-orang yang mengganggu PKB dan merusak nama Baik Menteri Desa Marwan Jafar yang merupakan kader PKB,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam konferensi persnya, Arzetti juga menyangkal dirinya digerebek. Dia justru heran dengan mencuatnya isu tersebut.

“Apa yang mau digerebek? Orang kami lagi duduk-duduk, 25 menit kemudian mas Didit (suami, red) datang dan jemput saya. Kecuali ada kondisi yang enggak lazim, apa minuman atau serbuk, baru wajar. Tapi ini kankita juga di teras,” kata Arzetti di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (28/10).

Mantan peragawati ini menjelaskan, pertemuannya dengan Dandim Sidoarjo itu hanyalah membahas masalah proposal dana CSR yang akan disalurkan di Daerah pemilihannya di Sidoarjo, Jawa Timur.

“Saya bicara program. Kebetulan Pak Dandim dan Mas Didit bapaknya tentara makanya ada hubungan. Kita butuhkan tim untuk lakukan gerakan secara nyata. Tidak ada kamuflase. Takutnya program-program itu tak disalurkan dengan baik,” kata Politikus PKB itu. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *