BNPB: Belum Semua Masyarakat Kunjungi Rumah Singgah

  • Whatsapp

JAKARTA, Jowonews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa hingga saat ini belum semua masyarakat mengunjungi rumah singgah yang disediakan pemerintah untuk evakuasi korban asap.

“Sebagian masyarakat datang berkunjung ke rumah singgah. Namun secara umum sebagian besar masyarakat belum langsung mau berkunjung,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Kamis.

Bacaan Lainnya

Padahal, kata dia, pada rumah singgah tersebut tersedia fasilitas secara gratis bagi masyarakat yang menjadi korban kabut asap.

Dia menjelaskan, sejumlah pemerintah daerah telah membangun rumah singgah atau tempat evakuasi di gedung-gedung milik Pemda.

Bahkan beberapa lembaga swadaya masyarakat dan relawan juga mendirikan rumah singgah yang dilengkapi pembersih udara, pelayanan kesehatan, obat-obatan hingga tenaga medis.� Namun ada sebagian masyarakat yang merasa tetap nyaman di rumahnya dan menilai lokasi rumah singgah jauh dari rumah.

“Ada juga masyarakat yang tetap bekerja dan melakukan kegiatan rutin sehingga lebih nyaman bila tetap tinggal di rumah,” katanya.

Hal itu, kata dia, adalah salah satu ciri khas masyarakat yang memiliki keterikatan terhadap tempat tinggalnya.

“Masyarakat enggan untuk dievakuasi ke tempat yang lebih jauh dengan berbagai alasan, yaitu ingin evakuasi di tempat yang dekat rumah dan tetap berdekatan dengan kerabat dan tetangganya. Sangat sosiologis hal ini,” katanya.

Untuk itu, kata dia, penetapan lokasi evakuasi selanjutnya akan diupayakan yang berdekatan dengan tempat tinggal warga.

“Evakuasi ke kota atau daerah lain merupakan pilihan terakhir. Tabung oksigen dan penyaring udara sedang diperbanyak,” katanya.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *