Papua – Ikan Asap Produksi Jayapura Makin Diminati

  • Whatsapp
Seorang pekerja mendorong gerobak berisi ikan yang akan diasapi di sebuah industri ikan asap rumahan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3). Menurut pakar kelautan dan perikanan Rokhmin Dahuri memprediksi 2025 Indonesia akan menjadi poros maritim dunia yakni salah satunya dengan cara meningkatkan usaha subtitusi seperti usaha perikanan budi daya, pariwisata bahari, dan industri rumah tangga. Antara Foto/Zabur Karuru/mes/15

JAYAPURA, Jowonews.com – Ikan asap produksi Jayapura yang berlokasi di lantai II Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura mendapat kunjungan calon penumpang yang ingin mendapatkan ikan asap sebagai oleh-oleh.

Kepala Disperindakop Jayapura, Robert Awi di Jayapura, Kamis, mengatakan dalam sehari permintaan ikan asap berkisar antara 40 hingga 50 ekor.

Bacaan Lainnya

“Dari 300 ekor ikan itu, kami kesulitan untuk mendapatkan ikan yang betul-betul berkualitas, sehingga kadang dihari tertentu saat stok habis di sana, kami tidak bisa mendapatkan pasokan segera,” katanya.

Robert mengatakan, ikan asap tersebut dipasarkan bukan saja kepada penduduk kota, tetapi juga kepada penduduk daerah lain yang berkunjung ke Papua melalui Bandar Udara Sentani.

Sayangnya jumlah permintaan kata Robert, terkadang melebihi stok yang tersedia sehingga hal ini yang menjadi kendala.

Ia mendorong pihaknya untuk terus melakukan pendampingan kepada pengusaha ikan asap agar menghasilkan produk berkualitas aman yang dapat diterima masyarakat.

Menurut dia, selama ini pihaknya mengambil hasil olahan ikan asap dari dua kelompok binaan. Satu kelompok merupakan binaan Disperindakop, sementara satu kelompok lainnya merupakan binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jayapura.

Harga jual ikan di Autlet ‘Ic Hko’ tersebut disesuaikan dengan harga beli dari pelaku usaha atau kelompok misalnya, kata Robert, jika dibeli dari pelaku usaha itu sekian, maka dilepas di Autlet dengan harga 12-15 persen dari harga beli.

“Sebenarnya pasar untuk ikan asap ini sangat besar sekali terutama untuk memenuhi kebutuhan domestik di Provinsi Papua,” jelasnya.

Ia mengharapkan Kota Jayapura dapat menjadi salah satu pemasok usaha ikan asap. Selain untuk buah tangan maupun sebagai nilai tambah bagi masyarakat di kabupaten lainnya, termasuk di Kota Jayapura.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *