147 Anak Bekerja di Sektor Pertambangan

  • Whatsapp

KLATEN, Jowonews.com – Sebanyak 147 anak bekerja di sektor pertambangan yang tersebar di kawasan Lereng Merapi wilayah Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang.

Hal ini terungkap dalam seminar ‘Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan’, di Bangsal Kompleks Makam Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kamis (29/10).

Bacaan Lainnya

“Jumlah anak yang bekerja di sektor pertambangan ada 147. Untuk anak yang bekerja di sektor pertanian seperti tembakau, kami belum bisa mengidentifikasi. Karena sifatnya musiman, hanya saat mulai musim tanam dan panen tembakau saja,” kata Kepala Dinsosnakertrans Klaten, Sugeng Hayanto.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Sri Listyowati yang mengaku telah memberikan fasilitas pendidikan kepada para pekerja anak di kawasan pertambangan pasir melalui program tutor kunjung sejak 2014 dan sudah dilakukan Disdik Klaten selama dua semester terakhir.

“Selain tutor kunjung, kami juga memberikan uang saku sebesar Rp10 ribu sebagai penganti upah mereka bekerja,” papar Listyowati.

Lebih lanjut Listyowati menjelaskan, pekerja anak berbeda dengan anak yang bekerja membantu orang tuanya. Perbedaan itu dapat dilihat dari pemberian upah kerja dan adanya jam kerja.

“Anak-anak bisa dikatakan sebagai pekerja anak ketika mereka diberi upah kerja dan ditentukan jam kerjanya. Selain itu usianya dibawah 18 tahun,” jelas Listyowati.

Sementara itu, Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center yang mengadakan seminar tersebut menjelaskan, jumlah pekerja anak di Indonesia berusia tujuh sampai 14 tahun sebanyak 2,3 juta. Dari jumlah itu, 58 persen diantaranya bekerja di sektor pertanian.

“Lewat seminar ini kami ingin masyarakat terlibat melakukan pencegahaaan pekerja anak disektor pertanian, khususnya perkebunan tembakau,” urai Direktur STAPA Center, Zainul Faizin. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *