Calon Kurang Perhatikan Penyandang Cacat

  • Whatsapp

UNGARAN, Jowonews.com– Dua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Mundjirin – Ngesti Nugraha (Mukti) maupun Nur Jatmiko – Mas’ud Ridwan (Jatimas) dinilai belum berpihak terhadap penyandang cacat atau disabilitas. Banyak infrastruktur di Kabupaten Semarang yang telah dibangun namun belum memberikan fasilitas pendukung bagi aktivitas kaum difabel.

“Melihat visi misinya kedua paslon, belum ada keberpihakan terhadap kaum difabel,” ungkap Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang Arif Rohman, di sela acara sosialisasi Pilkada Kabupaten Semarang 2015 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Bergas, Jumat (30/10).

Bacaan Lainnya

Arif Rohman menambahkan, dari pengamatan PPDI perhatian para calon bagi penyandang disabilitas masih rendah. Hal itu dilihat dari kondisi infrastruktur di Kabupaten Semarang, yang belum memberikan fasilitas pendukung bagi aktivitas kaum difabel.

Arif mencontohkan kaum difable kerap kesulitan ketika ke rumah sakit atau fasilitas umum lainnya yang belum ada akses untuk membantu kaum difable.

“Selain itu pelatihan ketrampilan usaha bagi kami juga masih minim. Terutama pasca pelatihan tidak ada pendampingan agar kami semakin maju, misalnya dengan memberikan pendampingan dan pemberian modal usaha,” ungkapnya.

Menurut Arif, penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang mencapai sekitar 6.000 orang. Sehingga butuh penanganan yang tepat agar tidak menjadi beban sosial. “Sehingga pihaknya berharap siapapun paslon yang terpilih diharapkan dapat berpihak kepada penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Sementara itu Anggota KPU Kabupaten Semarang Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Aris Mufid mengungkapkan, jumlah pemilih di daftar pemilih tetap (DPT) dari kalangan penyandang disabilitas mencapai 153 orang. Kendati jumlahnya sedikit namun KPU tetap melakukan sosialisasi di Sekretariat PPDI di Jalan Tegalsari Raya, Bergas Lor, Kecamatan Bergas.

“Nantinya kami juga menyediakan fasilitas tambahan di TPS, seperti alat bantu coblos (template) maupun pendamping, yang akan sangat membantu para penyandang tuna netra,” imbuhnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *