Diduga Jual Solar Campur Air, SPBU Digeruduk Sopir

  • Whatsapp

PEKALONGAN, Jowonews.com – Puluhan sopir truck angkutan barang dari berbagai daerah, Kamis (29/10) malam mendatangi SPBU 4451105 di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Pekalongan. Mereka merasa ditipu karena setelah mengisi solar di SPBU tersebut, truknya langsung rusak. Sehingga mereka minta ganti rugi.

Kedatangan mereka bahkan sambil membawa barang bukti solar dalam dirigen dan truck yang diderek. Bahkan mereka juga nekad tidur di SPBU untuk bisa bertemu pengelolanya.

Bacaan Lainnya

Amin Budidoyo,43, warga Desa Kenconorejo RT 11 RW 04, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, mengungkapkan, Kamis (29/10) malam, dirinya membeli solar sebanyak Rp 520 ribu di SPBU 4451105 Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Medono, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Menurutnya truck dengan nomor polisi G 1883 BB yang dikemudikan, usai mengisi BBM solar tersebut mengeluarkan asap putih, dan jalan tersendat-sendat. Padahal tangki BBM penuh. “Tak lama setelah 2 kilometer berjalan, truck yang dikemudikan mogok di Jalan Pantura Kandeman. Mesin tiba-tiba mati dan sulit distarter,” ungkap Amin Budidoyo.

Amin Budidoyo juga mengatakan ketika mesin truck diperiksa, tidak ada yang mencurigakan pada mesin tersebut. Karena mesin truck sulit dihidupkan, maka dirinya memberi kabar kepada pemilik truck, untuk melakukan penderekan agar truck bisa jalan.

Setelah diperiksa bengkel, mesin tetap tidak mau menyala. Akhirnya dilakukan pengurasan pada tangki bahan bakar. Ternyata BBM solar yang ada pada tangki tersebut bercampur air lebih dari 40 persen.

“Saya hanya minta ganti rugi saja, barang yang akan saya kirim ke Surabaya terlambat, karena truck harus masuk bengkel, itu saja tuntutan saya, ” kata Amin Budidoyo, sambil menunjukan solar yang dimaksud.

Hal serupa juga disampaikan oleh Nur Edi,32, warga Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, bahwa bbm solar yang dimasukan ke truck miliknya juga sulit untuk distarter. “Saya tahu kalau solarnya tercampur air, setelah tangki BBM dikuras,” kata Nur Edi.

Kasir SPBU 4451105 Jalan Urip Sumoharjo, Suntoro, Jum’at (30/10) ketika dikonfirmasi menegaskan, bahwa SPBU 4451105 dalam pengelolaannya sudah sesuai prosedur, termasuk pengisian ulang BBM tersebut, dan sudah dilakukan tera.

Menurutnya jika para supir truck merasa tertipu dengan SPBU 4451105, hendaknya laporkan saja ke Polresta Pekalongan. Karena dirinya tidak berwenang untuk memberi keputusan. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *