Kepolisian Mengajukan Anggaran Pengamanan 21Pilkada Jateng Rp.30,6 Miliar

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Anggaran pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada 9 Desember 2015 yang telah diajukan masing-masing kepolisian resor setempat, mencapai Rp30.695.020.460.

“Anggaran pengamanan 21 pilkada sebesar Rp30,6 miliar itu merupakan total anggaran yang diajukan masing-masing kepolisian di satuan wilayah yang akan menggelar pilkada mendatang,” kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Nur Ali di Semarang, Senin.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Kapolda pada rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Tengah 2015 terkait dengan pelaksanaan pilkada serentak dan penetapan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2016 yang berlangsung di gedung Gradhika Bakti Praja, kompleks kantor Gubernur Jateng.

Kapolda mengungkapkan bahwa anggaran pengamanan pilkada terbesar diajukan oleh Polres Grobogan dengan Rp3,5 miliar, sedangkan terendah diajukan oleh Polresta Magelang dengan Rp583,5 juta.

Guna pengamanan pilkada serentak di 21 kabupaten/kota, Polda Jateng mengerahkan 14.897 personel dari berbagai kesatuan yang di “back-up” TNI.

“Selain TNI, kami juga dibantu Satpol PP, petugas Linmas, Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan,” ujarya.

Kapolda berharap seluruh pilkada serentak di Jateng dapat berjalan dengan aman dan tertib serta tidak menimbulkan berbagai gangguan kamtibmas.

Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bersikap netral selama menjalankan tugas pengamanan semua tahapan pelaksanaan pilkada.

Ke-21 kabupaten/kota di Jateng yang akan menyelenggarakan pilkada secara serentak pada 2015 itu adalah Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.

Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora.

Kemudian, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.   (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *