Klaim Ganjar Ini Masih Perlu Dibuktikan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com –Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengklaim pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), selain meningkatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) juga menjadi cara untuk mencegah tindak pidana korupsi. Sehingga cocok diterapkan di masing-masing pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar saat melantik tiga Penjabat (Pj) Bupati untuk tiga daerah yang telah habis masa jabatan kepala daerahnya, Selasa (3/11). Mereka adalah Sujarwanto Dwiatmoko (Kepala Badan Penanaman Modal Daerah) yang ditunjuk sebagai Pj Bupati Semarang, Satriyo Hidayat (Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika) sebagai Pj Bupati Wonosobo, dan Agus Utomo (Kepala Badan Kordinasi Wilayah III) sebagai Pj Bupati Purworejo.

Bacaan Lainnya

Ganjar menjelaskan, dekatnya seseorang dengan kekuasan cenderung menimbulkan tindak penyelewengan. Jika hal tersebut tidak diawasi dan diatur dengan baik, maka kemudian banyak pegawai yang terjerat kasus korupsi. “Mereka itu bayarannya sedikit, kalau tidak diatur dalam regulasi yang ada, dikhawatirkan akannyolong (mencuri),” imbuhnya di Gedung Gradhika Bhakti Praja Komplek Gubernuran Semarang.

Atas hal tersebut, Ganjar meminta kepada para Pj yang baru dilantik untuk langsung melakukan komunikasi dengan DPRD setempat. Harapannya, pemberian TPP ini dapat diterapkan sebagaimana yang telah dilakukan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. “Ini sekaligus juga untuk menyambut sistem renumerasi yang akan diterapkan pada 2016 mendatang,” terangnya.

Selain itu, lanjut Ganjar, akses pelayanan publik harus dibuka seluas-luasnya kepada masyarakat. Pasalnya, selama ini banyak keluhan dari masyarakat yang tidak tersampaikan dengan baik kepada pemerintah. “Dengan adanya akses teknologi informasi yang semakin masif dapat dijadikan kanal-kanal pengaduan sehingga pelayanan publik dapat terus dikembangkan,” ujarnya kemarin.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berpesan secara khusus kepada masing-masing Pj Bupati untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya. Misalnya pengembangan dana Rawa Pening di Kabupaten Semarang, Kawasan Dieng di Kabupaten Wonosobo, dan pembangunan Pasar Baledono di Kabupaten Purworejo. “Meskipun (menjabat) dalam waktu tidak lama, saya harapan ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi masing-masing Pj Bupati,” tandas mantan anggota DPR RI itu.

Usai pelantikan, Pj Bupati Wonosobo Satriyo Hidayat mengaku akan melihat terlebih dahulu kebutuhan daerah yang akan dipimpinannya. Apakah memang membutuhkan terminal atau lapangan parkir. Menurutnya, komunikasi antar wilayah juga diperlukan mengingat kawasan Dieng dikelola oleh dua dua Kabupaten yakni Wonosobo dan Banjarnegara. “Daerah wisata tak mengenal wilayah administrasi,” terangnya.

Satriyo menambahkan, pihaknya juga akan mengembangkan desa wisata di kawasan Sikunir Wonosobo. Selain memiliki pemandangan alam yang menarik, juga menjadi lokasi wisata budaya yang luhur. “Jika masih sulit hotel, rumah-rumah penduduk dapat dimanfaatkan untuk penginapan atau homestay,” pungkas pria yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Provinsi Jateng itu. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *