Rumah Ketua Perindo Kudus Dibobol

  • Whatsapp
Ilustrasi Pencurian
Ilustrasi Pencurian

KUDUS, Jowonews.com – Rumah Ketua DPD Perindo Kabupaten Kudus Noor Hartoyo,45, yang terletak di Jalan Lingkar Selatan RT 1 RW VI, Desa Gulang Kecamatan Mejobo dibobol kawanan pencuri, dini hari kemarin. Selain barang pribadi, kawanan maling juga mengembat sepeda motor dinas Kepala Desa Gulang, Mila Susanti yang tak lain merupakan istri Noor Hartoyo.

Jika ditotal kerugian akibat pencurian ini sekitar Rp30 juta. Rinciannya, tiga sepeda motor masing-masing  yakni Vario, Beat dan Supra X plat merah. Telepon genggam serta sandal milik  mantan Wakil Ketua DPRD Kudus ini juga ikut dijarah pencuri.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi, Mila Susanti mengatakan saat kejadian, hanya ada suaminya Noor Hartoyo dan anak-anak yang terlelap tidur di dalam rumah. Ia sendiri tidak di rumah karena mengikuti kegiatan Diklat Aparatur Desa se Eks Karisidenan Pati yang digelar di Kabupaten Rembang.

“Begitu dapat info ini saya langsung minta izin dan pulang untuk melihat kondisi keluarga dan rumah,” kata Mila kemarin.

Kawanan pencuri mulai beraksi antara pukul 03.30 – 04.30 WIB. Sebelum beraksi, kawanan ini mengergaji rantai dan merusak gembok pagar rumah. Setelah itu pencuri masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela yang tak ada teralisnya.

Mila memperkirakan kawanan ini sebelumnya sudah mengetahui seluk beluk rumah. Ada beberapa alasan penguat. Sebab pencuri diduga sudah mengetahui “jadwal” penghuni rumah. Sekitar pukul 02.30 WIB, Noor Hartoyo baru saja pulang dan masuk ke dalam rumah setelah “jagongan” dengan warga sekitar. Indikasi lainnya,kawanan ini juga mengetahui lokasi penyimpanan kunci sepeda motor yang ditaruh di tangga menuju lantai II.

“Semua kunci memang kita kumpulkan di tempat itu. Sebenarnya ada empat motor yang ada di ruang tamu. Tapi mungkin pencuri tak bisa membuka kontak Yamaha Xeon akhirnya ditinggal dan yang dibawa kabur cuma tiga sepeda motor,” jelasnya.

Selain melapor ke kepolisian, kata Mila ia juga berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Mejobo. Hal ini terkait hilangnya sepeda motor plat merah yang menjadi kendaraan dinasnya.

“Semoga segera dapat gantinya. Karena sepeda motor itu untuk menunjang aktivitas saya, baik turun ke warga, sosialisasi kebijakan pemerintah dan lain sebagainya,” terang Mila. (JN04/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *