UIN Walisongo Miliki 3 Fakultas Baru

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memiliki tiga fakultas baru, yaitu Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Peresmian dilakukan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kampus setempat, Rabu (04/11/2015), sekaligus penandatanganan prasasti peresmian gedung perkulian baru. 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Menag mengingatkan kepada civitas akademika UIN Walisongo, bahwa dengan bertambahnya sejumlah fakultas baru ini, bukan berarti kita lalai atau meninggalkan sejumlah fakultas yang justru menjadi identitas lembaga pendidikan keagamaan tinggi kita.  “Fakultas-fakultas yang menjadi ciri ‘keagamaan’ pada UIN Walisongo harus diperkuat,” tandas Menag.

Bagi Menag, ini patut disikapi, mengingat belakangan mulai terjadi fenomena dengan transformasinya lembaga dari IAIN menjadi UIN, misalnya, itu menjadikan fakultas atau program studi agama yang awalnya menjadi ciri dari IAIN dan sekaligus keagamaannya malah justru semakin tertinggal dan ‘sepi peminat’.  “Untuk itu, ke depan perlu dilakukan antisipasi secara serius,” kata Menag.

Menurut Luqman, cara dan metode dakwah dan keagamaan yang dikembangkan oleh Walisongo patut diberikan ruang yang cukup. Dakwah yang dimaksud adalah dakwah yang menenteramkan dan menyejukkan umat, bukan dakwah yang mencaci maki atau menghegemoni pemahaman keagamaan. 

“Umat Islam Indonesia sungguh membutuhkan dan mendambakan lulusan pendidikan Islam yang mampu menyatukan dan meneguhkan kebersamaan, bukan menyalahkan dan menyudutkan,” imbuhnya.

Menag kembali mengingatkan kepada civitas akademika UIN Walisongo, bahwa dengan bertambahnya sejumlah fakultas baru ini, bukan berarti kita lalai atau meninggalkan sejumlah fakultas yang justeru menjadi identitas lembaga pendidikan keagamaan tinggi kita.  “Fakultas-fakultas yang menjadi ciri “keagamaan” pada UIN Walisongo harus diperkuat,” tandas Menag. 

Bagi Menag, ini patut disikapi, mengingat belakangan mulai terjadi fenomena dengan transformasinya lembaga dari IAIN menjadi UIN, misalnya, itu menjadikan fakultas atau program studi agama yang awalnya menjadi ciri dari IAIN dan sekaligus keagamaannya malah justeru semakin tertinggal.

Selain Menag, peresmian dihadiri Rektor UNDIP Semarang Yos Johan, Kakanwil Kemenag Jateng Ahmadi, sejumlah pendiri UIN Walisongo, dan civitas akademika UIN Semarang. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *