Petani Sukorejo dan Singorojo Dukung Wali

  • Whatsapp

KENDAL, Jowonews.com – Dua kelompok petani yang ada di Kecamatan Sukorejo dan Singorojo siap mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Widya Kandi Susanti – Moh Hilmi (Wali) dalam pilkada 9 Desember.

Dukungan kepada Wali datang dari Kelompok Tani Kaulo Alit Mandiri di Desa Sedayu Kecamatan Sukorejo dan Forum Perjuangan Petani Kecamatan Singorojo.

Bacaan Lainnya

Dukungan kepada Wali diberikan karena saat menjadi Bupati Kendal beberapa waktu lalu, Widya telah memperjuangkan nasib petani yang ada di Kecamatan Sukorejo dan Singorojo saat terjadi sengketa.

Hal itu disampaikan Ketua Kelompok Tani Kaula Alit Mandiri, Desa Sedayu, Kecamatan Sukorejo, Trisminah. “Kami merasa malu jika tidak mendukung Bu Widya, kami punya hutang budi yang besar kepada beliau,” katanya di Desa Sedayu.

Pada saat sengketa berlangsung, bahkan Widya tak segan membantu para petani dan ikut turun kejalan untuk demonstrasi di DRPD Kendal. Sikap yang pro rakyat kecil, membuat ratusan petani bersimpatik dan akhirnya memberikan dukungan untuk memenangkan Wali. “Kinerja beliau bagi para petani sangat nyata, bahkan saat terjadi masalah Bu Widya mau turun kejalan dan ikut berdemo,” tuturnya.

Terpisah Forum Perjuangan Petani Singorojo, Nur Eko pun mengatakan hal yang sama. Sebelum purna tugas beberapa waktu lalu, sengketa lahan yang melibatkan petani yang ada di Singorojo mendapatkan bantuan dari Widya. Yaitu dengan membentuk komisi penyelesaian sengketa lahan bagi para petani. “Langkah nyatanya terbukti dan bukan hanya janji, agar tetap diteruskan kami siap memenangkan beliau (Widya,red),” tegasnya.

Sementara itu Calon Bupati KendalWidya Kandi Susanti menerangkan jika selain masalah sengketa lahan dengan pihak swasta, masalah yang dialami para petani adalah sulitnya daya saing dan pemasaran hasil bumi yang dihasilkan.

“Pelatihan dan pemberdayaan para petani akan terus dilakukan agar kesejahteraan para petani bisa meningkat. Selain itu fokus pembenahan sarana pra sarana juga akan digencarkan karena sebelumnya terganjal persetujuan DPRD Kendal,” ujarnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *