Latif Nahari Pimpin PKS Salatiga

  • Whatsapp

SALATIGA, Jowonews.com-Latif Nahari terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Salatiga periode 2015-2020. Terpilihnya Latif Nahari melalui keputusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Keputusan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV PKS yang digelar di kantor DPD PKS Kota Salatiga Jalan Soekarno Hatta Jagalan Argomulyo Salatiga, Minggu (8/11). Sebelumnya, DPD PKS Kota Salatiga menggelar Pemilu Internal yang merekomendasikan tiga nama besar kandidat ketua umum (ketum).

Bacaan Lainnya

Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKS. Kemudian dilanjutkan dengan laporan ketua panitia Musda. Kemudian sambutan-sambutan, pembacaan Surat Keputusan DPW PKS Jateng dan pelantikan DPTD (Dewan Pimpinan Tingkat Daerah).

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Walikota Salatiga, Yuliyanto, SE, MM berserta Wakil Walikota Muh. Haris, SS, M.Si., Perwakilan DPW PKS Jateng, Ahmadi, SE, perwakilan partai lain, para kyai, dan kader PKS Salatiga.

Latif Nahari mengungkapkan, jabatan sebagai ketua umum merupakan suatu amanah. ”Bismillah, saya tenang karena bersama antum. Saya menyadari bahwa amanah ini tak apa-apanya apabila tak dibarengi oleh kerja seluruh kader dan simpatisan PKS Kota Salatiga,” terang Latif.

Begitu diumumkan sebagai ketum baru, pria yang sekarang menjadi anggota DPRD Kota Salatiga 2014-2019 yang juga Ketua Fraksi PKS itu langsung merapatkan barisan jajarannya. Visi misi ke depan segera dirumuskan. Salah satunya berupaya meningkatkan perolehan kursi PKS di DPRD Kota Salatiga dalam kesempatan pemilu yang akan datang. Kota Salatiga akan melaksanakan pemilukada pada tahun 2017 mendatang.

”Bicara soal visi misi ke depan tak jauh dari tolok ukur di pemilu. Kita upayakan meningkatkan perolehan kursi di DPRD,” imbuh Ketua Fraksi PKS Salatiga.

Latif Nahari akan didampingi Titik Kristiana Anggraeni sebagai sekretaris DPD PKS Kota Salatiga. Sedangkan Bendahara Umumnya diampu kembai oleh Supardi.

Sementara itu Walikota Salatiga, Yulianto, yang hadir dengan mengenakan baju PKS dalam sambutannya menyampaikan periode kepengurusan PKS yang paling sukses ada di tahun 2010-2015 yang telah mengantarkan kadernya menjadi wakil walikota, yakni Muh. Haris. PKS mempunyai syarat untuk menjadi partai modern karena memiliki SDM yang militan.

”PKS memiliki tradisi melahirkan kader dengan kultur Pancasila, kegotongroyongan. Kantor PKS ini merupakan pusat empat pilar perubahan, yaitu pemerintahan, masyarakat, dunia usaha dan media,” terang Yulianto.

Rangkaian Musda ke-IV PKS diisi juga dengan kegiatan sarasehan tokoh, donor darah, dan pengobatan gratis bagi warga. Di dalam acara Musda PKS Salatiga ke-4 juga dibagikan banyak doorprise kepada para tamu undangan. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *