Anggaran Infrastruktur Jateng Tidak Naik Signifikan

  • Whatsapp
Rukma Setyabudi (Ketua DPRD Jateng). (Foto : Hariansemarang)
Rukma Setyabudi (Ketua DPRD Jateng). (Foto : Hariansemarang)

SEMARANG, Jowonews.com – Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Provinsi Jawa Tengah tahun 2016, yang telah ditandatangani Gubernur dan Pimpinan DPRD akhir Oktober lalu memberikan gambaran kenaikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur tahun 2016 tidak signifikan dibandingkan tahun 2015.

Hal ini disampaikan ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi, seusai menghadiri Penyerahan Laporan BPK mengenai efektifitas implementasi SAP berbasis Akrual baru baru ini. “Anggaran infrastruktur naik, ke angka 2,5 T, diharapkan permasalahan infrastruktur di Jateng dalam tahun ini selesai,” katanya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Rukma menyampaikan bahwa jika infrastruktur selesai, juga akan menunjang perekonomian dan pariwisata. Kenaikan ini berbeda jauh dibandingkan kenaikan anggaran infrastruktur dari tahun 2014 ke tahun 2015. Dimana anggaran infrastruktur Jateng 2014 sebesar Rp1,255 triliun, sedangkan pada 2015 meningkat menjadi Rp2,572 triliun.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Senin (9/11), saat ditanya mengenai kemerosotan angka pariwisata di Jateng, ia menyampaikan evaluasi internal dari Provinsi Jateng. “Salah satu penyebabnya adalah banyak infrastruktur kita yang membuat tidak nyaman” jelas Heru.

Meskipun angka dari anggaran ini masih dapat berubah menyesuaikan Nota Keuangan dari Gubernur Jateng, dan belum ditetapkan menjadi APBD, namun angka ini merupakan gambaran kenaikan yang tidak signifikan bagi pembangunan infrastruktur di Jateng tahun 2015. (JN17/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *