Bilik Suara yang Dicuri Ditemukan di Boyolali

  • Whatsapp

SRAGEN, Jowonews.com – Kasus pencurian ribuan bilik suara dan ratusan kotak suara milik KPU Sragen menemukan titik terang. Polisi berhasil menemukan sejumlah seng bilik suara milik KPU Sragen yang hilang dicuri beberapa waktu lalu.

Kendati demikian polisi masih menyimpan informasi terkait temuan tersebut. Hal itu mengingat upaya pengusutan masih terus dilakukan untuk melacak dalang pencurian tersebut. 

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun  di lingkungan Mapolres Sragen, polisi dikabarkan sudah menemukan keberadaan sejumlah bilik suara dan kotak suara yang diduga milik KPU Sragen yang dicuri.

Barang tersebut ditemukan disalah satu lokasi penampungan barang rongsok di Desa Tomang dan  Kembang Kuning, Kecamatan Cepogo. Di lokasi temuan itu, barang milik KPU tersebut diolah kembali untuk alat dapur.

Sedangkan pembelian barang curian itu tidak lembaran, melainkan kiloan. Dari lokasi penemuan, polisi kemudian mengamankan barang bukti beserta pemilik penampungan rongsok untuk dimintai keterangan. Tidak hanya itu, sejumlah saksi juga masih terus dimintai keterangan untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

”Bilik suara termasuk milik tempat rosokan, tadi siang diambil dari Boyolali,” ujar salah satu sumber di kepolisian.

Sebelumnya Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo membenarkan adanya titik terang dalam upaya pengusutan kasus pencurian bilik suara dan kotak suara milik KPU yang hilang. Namun demikian, Kapolres belum bersedia memberikan banyak keterangan mengingat saat ini tim khusus yang telah dibentuk untuk mengungkap kasus pencurian tersebut masih bekerja.

Selain melakukan penelusuran di lapangan, polisi juga terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari KPU Sragen maupun warga sekitar.

”Untuk kasus pencurian bilik suara sudah beberapa saksi kita periksa. Ada titik terangnya. Tapi Saya tidak bisa sampaikan,” kata Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo usai memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim dan Kapolsek Ngrampal di Mapolres Sragen, Selasa (10/11).

Kapolres mengatakan, Sat Reskrim masih mendalami semua informasi berdasarkan keterangan para saksi. Namun dia masih belum bersedia mengatakan adanya calon tersangka, termasuk mengenai kemungkinan keterlibatan orang dalam KPU dalam kasus tersebut. ”Nanti akan saya sampaikan secara langsung. Semua sedang kita dalami,” ujarnya.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *