Dua Anggota DPRD Jateng Jadi Korban Penipuan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com – Dua anggota DPRD Jateng menjadi korban penipuan dengam modus membajak Blackberry ID. Sejumlah teman yang ada di kontak BBM diminta untuk membelikan pulsa dan sebagian dimintai uang.

Anggota DPRD Jateng Rusdiyanto dan Achwan merupakan korbannya. Bisa saja korbannya bertambah banyak. Rusdiyanto mengatakan, penipuan bermula ketika ia diminta untuk mengupgrade BBM Senin (9/11) sekitar pukul 12.00.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku mendapat kiriman link dengan tulisan untuk bergabung dengan obrolan pribadi, Anda harus mengunduh BBM versi terbaru. Kunjungi http://bbm.com/upgrade untuk mendapatkan BBM versi terbaru. “Ya karena saya fikir itu dari BBM resmi saya akhirnya melakukan upgrade,” katanya,Selasa (10/11).

Saat membuka link, ia diminta memasukan nama akun dan password. Tanpa curiga, iapun menuruti aturan dalam link tersebut. Saat memasukan password, dijawab password salah sampai tiga kali. “Begitu saya masukan lagi sudah tidak bisa dan BBM saya hilang. Saya sempat kaget tiba-tiba ko diblokir, padahal password tidak salah,” ujarnya.

Rusdiyanto lantas membuat akun BBM baru dengan password baru. Selang beberapa menit kemudian, ia kaget mendapat sms dari sejumlah rekannya yang menanyakan sudah masuk apa belum.

Saat ditanya, rekannya menjawab mendapatkan pesan dari BBMnya untuk dikirimi pulsa. “Saat itu saya baru sadar jika BBM dibajak dan digunakan untuk penipuan. Semua kontak di BBM dimintai pulsa dan uang. Mulai pulsa 100 ribu sampai minta transfer sampai Rp 1 juta,” tambahnya.

Pelaku penipuan terus melancarkan aksinya sampai pukul 00.23. Saat aksi penipuan berlangsung, rekannya masih sempat berkomunikasi cukup lama dan mengcaptur.

Ternyata PIN BBM sudah berubah dan dalam obrolan semua dimintai pulsa dan uang. Begitu Rusdiyanto mengkonfirmasi di sejumlah rekannya baru banyak yang merasa tertipu, pelaku lantas menghapus kontak yang ada di dalam BBM tersebut. “Ini jadi pelajaran saya, dan semua masyarakat harus berhati-hati. Jangan sampai mengupred BBM, takutnya itu modus penipuan baru,” tambahnya. (JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *