Budi Daya Ikan Beromzet Miliaran Rupiah

  • Whatsapp

SLEMAN, Jowonews.com – Budi daya ikan air tawar yang dikelola Kelompok Tani Ikan Mina Jaya, Dusun Kaliwaru, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, beromzet Rp8 miliar.

“Budi daya ikan air tawar yang dikembangkan di sini, terutama pembenihan berkembang cukup maju, setiap tahunnya beromzet Rp8 miliar,” kata Ketua Kelompok Tani Ikan (KTI) Mina Jaya Bowo Purwanto, Rabu.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, bibit ikan yang dikembangkan meliputi jenis ikan air tawar, seperti bawal, lele, nila, gurami, ikan mas, dan ikan hias koi.

Ia menyebutkan KTI Mina Jaya mempunyai anggota 56 orang dan luas areal mencapai 15 hektare. Bahkan, kelompoknya sesungguhnya bisa beromzet mencapai Rp18 miliar jika unit usaha perikanan yang ada dapat terintegrasi.

“Integrasi usaha yang dilakukan meliputi unit usaha pembenihan, unit uisaha pendederan, unit usaha pembesaran, unit usaha pemasaran dan pelatihan,” katanya.

Bowo mengatakan bahwa secara lembaga usaha perikanan ada Unit Pembenihan Rakyat (UPR), Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan), Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dan Asosiasi Pemasaran Hasil Ikan Yogyakarta (Aspary).

Kelompok Tani Ikan Mina Jaya, kata dia, masih mempunyai tugas yang berat, yaitu bagaimana anggota yang sampai saat ini belum bisa mencukupi persediaan pakan ikan untuk masing-masing anggota.

“Anggota KPI masih usaha sendiri karena pengurus baru dapat menyediakan 50 persen dari kebutuan pakan yang dibutuhkan anggota,” katanya.

Ia mengatakan bahwa KTI Mina Jaya juga sudah menjual benih ikan keluar jawa, yaitu Lampung dan Kalimantan melalui Aspary.

“Yang paling tinggi permintaannya adalah bibit bawal untuk yang lainnya biasa-biasa saja,” katanya.

Beberapa waktu lalu, KTI Mina Jaya yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil meraih juara pertama untuk wilayah II Lomba Gempita yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kelompok Tani Ikan Mina Jaya berhasil meraih juara pertama setelah dalam penilaian tim juri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di KTI Mina Kepis Burikan, Sleman, Sabtu (3/10) berhasil mengumpulkan poin tertinggi dan mengalahkan wakil dari NTB dan Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan Kabupaten Sleman Widi Sutikno mengatakan bahwa KTI Mina Jaya dalam lomba tersebut bersaing dengan tiga kelompok lainnya yang masuk Wilayah II, yakni Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.

“Yang menggembirakan Pokdakan Mina Jaya berhak maju ke tingkat nasional bersaing dengan juara Wilayah I dan Wilayah III,” katanya.    (Jn16/ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *