Gubernur Canangkan Sekolah  Berkebangsaan

  • Whatsapp
Ganjar saat di KSI Banjarnegara. (Foto: Pratama Widodo/Jowonews)
Ganjar saat di KSI Banjarnegara. (Foto: Pratama Widodo/Jowonews)

SALATIGA, Jowonews.com– Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mencanangkan sekolah berwawasan  kebangsaan di halaman SMA N 3 Salatiga, Kamis (12/11) petang.

Pencanangan tersebut disaksikan oleh setidaknya 200 perwakilan siswa SMP, SMA, serta Kepala Sekolah SD sampai dengan SMA se-Salatiga.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengatakan pencanangan tersebut menjadi istimewa karena Salatiga termasuk yang pertama dalam pencanangan ini.

“Keberagaman suku bangsa dan agama di Salatiga ini membuat Salatiga menjadi lokasi yang tepat untuk program ini. Untuk ke depan saya ingin diundang ke Salatiga untuk mengajar dalam kegiatan Gubernur Mengajar,” ujar Gubernur.

Pencanangan ini didahului dengan acara dialog interaktif yangmenghadirkan Wakil Walikota Salatiga, Muh. Haris, Kasdim Salatiga Mayor Hya Sintus, dan jajaran forkopinda sebagai narasumber. Dialog ini dipandu oleh Ketua Komisi A DPRD Dance Ishak Palit.

Dalam paparannya, Wawali menjelaskan bahwa selama ini wawasan kebangsaan baru diajarkan secara kognitif saja. “Mengajarkan wawasankebangsaan hendaknya juga dengan contoh nyata, tanpa adanya contoh sehari-hari wawasan kebangsaan akan menjadi pelajaran yang parsial saja. Akhirnya kita menjadi seperti bermain sinetron dan berpura-pura dalam menjalani kehidupan,” ujar Muh. Haris.

Wawali menambahkan bahwa pembelajaran wawasan kebangsaan handaknya dimulai dengan menanamkan kesadaran simbolis.

“Selain kesadaran simbolis, kita harus menanamkan kemandirian, mencintai produksi dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah adanya contoh untuk hal-hal tersebut, misalnya kesadaran antre, kebiasaan mencium tangan orangtua dan lain-lain,” jelas Muh. Haris.

Merespons pertanyaan dari salah satu siswi SMP N 1 Salatiga, Anisa Rahma yang mempertanyakan keberadaan lomba cerdas cermat P4 yang sekarang sudah tidak ada, Wawali meminta dinas terkait supaya memfasilitasi lomba tersebut. “Dinas terkait seperti Disdikpora dan Kesbang supaya memfasilitasi usulan dari ananda Anisa Rahma tersebut,” ujarnya.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *