Serapan Dana Desa di Jateng Baru 57 Persen

  • Whatsapp
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)
Ilustrasi Uang. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com  – Penyerapan dana desa (DD) di Provinsi Jawa Tengah masih sangat rendah. Pasalnya, dari total alokasi DD untuk 7.809 desa yang tersebar di 29 kabupaten dan 527 kecamatan sebesar Rp 2.228.889.296.000, DD yang telah cair dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) sekitar 1.783.111.296 atau 80 persen.

Menurut Koordinator FITRA Jateng Mayadina RM, Dana itu telah disalurkan ke RKUD Kabupaten. Namun, ternyata baru 56,98 persen yang telah cair ke Rekening Kas Desa atau Rp 1.270.106.359.687.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jumlah desa yang sudah menerima DD tahap pertama sebanyak 6.321 desa dan tahap kedua jauh lebih kecil hanya berjumlah 3.472 desa. “Sedangkan Jumlah desa yang belum mencairkan DD sebanyak 1.488 desa,”ungkapnya, Jumat (13/11).

Rekapitulasi penggunaan dana desa sesuai bidang kewenangannya, penyelenggaraan pemerintahan desa30.470.822.388 sekitar (5 persen), pelaksanaan pembangunan Rp.553.796.234.002 (92 persen), pembinaan kemasyarakatan 12.377.613.091 (2 persen) dan pemberdayaan masyarakat Rp. 8.306.500.101 (1 persen) dengan total 604.951.169.581.

Masih rendahnya penyerapan DD tersebut, di antaranya disebabkan oleh lambatnya regulasi dari pusat dan daerah, kurangnya koordinasi antar stakeholder yang membidangi urusan desa. “Masih tumpang tindihnya kelembagaan yang menangani urusan desa, administrasi yang sering berubah, penyiapan sumber daya manusia (SDM) aparatur desa lambat,”paparnya.

Melihat kondisi tersebut, Fitra Jateng mengharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng melakukan monitoring terhadap kabupaten yang masih sangat sedikit serapan dana desanya. Bagaimanapun dana desa harus dimanfaatkan sesuai cita-cita undang-undang desa, yaitu menciptakan desa yang kuat, maju, mandiri dan demokratis.

Kabupaten juga diharapkan melakukan penguatan kapasitas perangkat desa secara menyeluruh, termasuk menyusun regulasi turunan bagi daerah yang belum.(JN01/JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *